belajar adalah untuk menjadi lebih baik. entah kapasitas otak, kelakuan, jejaring ataupun pola pikir. #err.

belajar juga adalah untuk berbagi. berbagi pengalaman, pengetahuan, hasil penelitian atau hal-hal baru lainnya. apalagi jika semua fasilitas belajar a sampai z didapat dengan gratis.

karena itu, izinkan saya berbagi hasil belajar (baca: jalan-jalan) saya selama menjadi phd student di utrecht university. semoga berguna untuk siapapun yang membutuhkan.

versi soft-copy bisa diunduh di sini. untuk yang memilih versi cetak, saya punya beberapa copies. silahkan email saya untuk alamat pengiriman. tapi syarat dan ketentuan berlaku: pengiriman via pos hanya untuk wilayah indonesia saja.

***

economic development, environmental stress and sustainability in indonesia. a case study on community transformation and local resource use in berau, east kalimantan

this study concerns the use of natural resources in the berau district of east kalimantan (indonesia), where environmental conditions are considered at risk. policy change, rapid economic development and the inflow of various population groups have important implications for the access to and control by local populations, forest products, land, marine products, and other natural resources.the above processes have both positive and negative impacts at the district level. on the other hand, the communities and their households are facing the full force of externally induced changes in their livelihood conditions and perspectives, without being able to exert control over these changes. the communities react in different ways, as revealed by our research in four types of communities, namely tribal, peasant and pioneer farming communities in the interior, and fishing communities on the coast.

Continue reading


sebelum memasuki tahun 2012, tahun 2011 ditutup dengan dua berita besar: berita kelahiran dan kematian. semua datang dalam waktu yang sangat singkat. hanya dalam satu bulan, emosi saya dibuat turun naik.

antie hamil! alhamdulillah. kehilangan di tahun sebelumnya, membuat saya sujud syukur mendengar berita baik ini.

tak lama, kegembiraan ini harus sedikit ditahan. supervisor terbaik saya, pak milan j titus, meninggal dunia.

saya beruntung masih bisa bertemu dengan beliau seminggu sebelum wafat. vonis sudah dibuat sang dokter. tidak ada lagi yang bisa diperbuat. kami berdua menangis setelah mengucapkan salam perpisahan yang sebenar-benarnya. saya janjikan bahwa thesis ini akan  dibawa hingga ke garis finish. ia menarik nafas lega. tugasnya di dunia sudah selesai. tangisan saya pun semakin kencang.

tak hanya itu, uang beasiswa habis, ujian s3 saya harus ditunda dan posisi post doc di sebuah universitas belanda pun melayang. semua hal itu membuat saya menutup 2011 dengan agak emosional.

tidak ada keinginan untuk membuat resolusi 2012. yang ada dalam pikiran saya saat itu adalah: menjadi suami siaga bagi kehamilan antie dan menuntaskan janji pada pak milan. titik.

Continue reading


de, ternyata menenangkan bayi (baca: kamu) itu gampang-gampang sulit. si ibu dengan air susu andalan masih dengan mudah membungkam kamu ketika kamu menangis. entah tangisan karena lapar, kesal, capek, panas, dingin, atau apapun. semua bisa ibu atasi dengan asi. lah bapak? mau buka dada kan gak mungkin (dan gak ada gunanya). tapi bapak tak mau kalah, de. beberapa hari setelah kamu lahir, bapak terus mempelajari bagaimana membuat kamu tenang ataupun tertidur walaupun tidak punya air susu.

ternyata, di luar kondisi kamu yang amat sangat lapar, haus ataupun rewel, bapak ternyata bisa membuat kamu tenang. mungkin kejutan rezeki tahunan-nya oprah pun tidak bisa menandingi keberhasilan menyimpan kamu di box dengan kondisi tertidur. bapak puas!

Continue reading


de, ketika kamu terdeteksi pada bulan october 2011, bapak dan ibu berusaha untuk tidak seheboh dulu. pengalaman dengan bubi, membuat kami tidak ingin berharap terlalu banyak. walaupun sejujurnya kembang api di dada bapak meledak dengan meriahnya. sedikit demi sedikit, kami memberitahu orang-orang terdekat, mulai dari opa oma, yangkung yangti, aunti, om, hingga akhirnya semua orang tau kalau ibumu hamil lagi.

happy? tentu saja. kehamilan selama 40 minggu itu berisi hal yang beraneka ragam. bapak sedang di belanda ketika ibumu merasa kalau dia hamil. namun, ibumu tidak mau ke dokter ataupun test pack sampai bapak pulang. setelah itu, kemeriahan kehamilan kamu semakin menjadi, mulai dari muntah dan mual yang bikin ibumu menangis, berteriak girang ketika melihat kamu bergerak di layar usg, belanja keperluan kamu, pindahan rumah, mengejar deadline pekerjaan kami sebelum kamu lahir, hingga deg-degan karena ibumu tidak mendapatkan kontraksi yang seharusnya.

Continue reading