beberapa minggu ini.. setiap berangkat ke kantor, saya selalu melewati jalan yang sama. angkot 12 membawa saya melewati sebuah sekolah dasar. tapi.. bukan.. bukan anak-anak sd-nya yang membuat saya tertarik, namun para penjual jajanan yang ada di depan sekolah itu.
melihat penampakan fisik mereka, mereka pasti sangatlah muda. dibawah 30 pastinya. setiap pagi, mereka sudah menyiapkan semua peralatan, mulai dari gerobak, minyak goreng, bahan-bahan pembuat jajanan, dan masih banyak lagi. mulai dari tukang martabak mini, gorengan, kue pancong, es lilin, susu murni, dan masih banyak lagi. yang pasti, semua selalu ceria. setiap kali saya melewati sekolah itu, mereka tampak bersemangat sekali melayani anak-anak sd itu. tak jarang, mereka saling meledek satu sama lain dan tak lama tawa pun meledak.
apa yang saya lihat? sebuah semangat. ya.. semangat untuk berjuang melawan hidup. entah mereka masih bujangan ataupun berkeluarga, semangat mereka menjalankan profesinya sangat terasa sekali.
jujur, saya iri. dibandingkan dengan saya dan juga teman-teman saya, penghasilan bulanan mereka tentulah tidak sebanding. berapa sih nilai bersih yang bisa dihasilkan oleh seorang tukang kue pancong setiap harinya? lima puluh ribu saja itu sudah cukup besar buat mereka. kue seharga dua ratus rupiah itu, tentu tidak membuat mereka dengan mudah mengumpulkan tabungan. untuk makan sehari-hari saja mungkin pas-pasan. tapi semangat mereka bekerja.. membuat saya kagum. sebuah eksistensi diri tentunya. bekerja dengan halal dan tentunya mengumpulkan uang halal dari keringat mereka sendiri.
saya? kadang.. setiap hari masih saja mengeluh bahwa gaji bulanan saya tidak lah cukup. keinginan membeli ini dan itu terus saja ada.. dan gaji saya tidak pernah cukup untuk itu. hidup serasa memusuhi saya, karena tidak mampu membeli barang-barang yang canggih yang sejak dahulu saya inginkan. kerja pun kadang tidak dengan semangat yang tinggi seperti mereka. pergi ke kantor dengan malas-malasan, melakukan pekerjaan dengan setengah hati dan pada setiap akhir bulan menanti-nanti uang gaji yang terlihat dari sebuah layar mesin penarik uang.
halal? insya allah.. tapi sungguh.. saya merasa malu melihat mereka. dengan umur yang hampir sama *hampir ..* semangat kerja mereka untuk berjuang dan mempertahankan hidup ternyata lebih tinggi. memang setiap orang memiliki peruntungan dan nasib yang berbeda. namun bukankah, semangat mempertahankan hidup dan berjuang untuk hidup harus tetap ada di setiap orang?
saya yang dengan kondisi seperti ini kadang merasa menjadi orang yang bernasib tidak begitu baik. namun melihat mereka, membuat saya berpikir makna dari sebuah ketidakberuntungan dalam nasib hidup saya. saya ternyata memiliki hidup yang jauh lebih baik dari mereka. dan saya tidak mau menyia-nyiakan ini semua.
ayo q.. semangat!! chayooo!!


Weitz…mulai ngeluh soal kantor
Mau tukeran sama saya tempatnya, saya tiap hari ketawa dan bingung ngabisin duit … haiyaaah ndobos!!!!
heheheh… ini fenomena lucu sebenarnya…
sometimes, apa yang kelihatan di luar itu nggak sama apa yang ada di otak. seperti gue hari ini, nggak ada seorang pun yang tau apa yang ada di otak gue. mereka pikir gue baca buku, padahal, my mind and my heart were somewhere else…
you can create laugh, easily, trust me; but most of the time, you can only conceive feelings (regarding to your dreams, passions, needs, or whatsoever)… without knowing how to express it, cause you feel… that none of your feelings would come true…
and probably, that’s what they are
hehehe…
well, eniwei, ayo a!!! semangad!!!
yayayya
tu wa tu wa
ayo semangat
*es kelapa muda enak nih, kapan-kapan-kapan?*
nice story brow…
cerita kecil, tapi besar efeknya. harusnya sih.. ayo semangat.. semangat!!!!
hmm….banner baru-nya keren keranjang duren, tapi kok gak illustrate ‘semangat’. mana semangatnya? ayo..ayo..kamu bisa..:)
kumpulan para pejuang tangguh hah?, patut dicemburui?
Gw juga sama lagi ga semangat hidup nih???
belum punya pacar.
gimana donk?
Manusia memang tidak pernah merasa puas,,yang penting kita jangan lupa bersyukur dg apa yg kita punya.
pandanglah hidup ini ke bawah,jangan ke atas terus,dan tanpa kita sadari masih banyak orang yg keadaannya lebih susah dari kita. semakin kita punya banyak uang,semakin banyak juga kebutuhan kita,,jadi bersyukurlah dg apa yg kita punya,bila perlu kita juga saling bantu saudara2 kita yg tidak mampu,,walaupun itu hanya sedikit…
begitulah…inspirasi dapat ditemukan dimana saja sehingga dapat membangkitkan semangat kita yang mulai luntur. Semangat yang tinggi dapat memperbesar produktivitas kita bahkan dengan halangan besar sekalipun sesuai dengan rumus P = S / H diasumsikan halangan kita 100 maka agar produktivitas kita lebih besar dari 100 maka semangat kita paling tidak musti 20000 [ P = 20000 / 100 = 200 ]maka dari itu bersemangatlah…merdeka..!!!