west yang romantis..
kota utrecht seperti halnya kota-kota lain di eropa memiliki banyak sekali kafe dan restoran yang indah, unik dan juga romantis. salah satu yang senantiasa menarik perhatian saya adalah restoran west yang terletak tak jauh dari kediaman saya saat ini. restoran itu kecil saja dan berada di sebuah pojokan jalan menuju rumah saya. empat jendela kaca besar dan bening membuat saya dapat melihat jelas yang terjadi di dalamnya. tidak ada gorden yang menutupinya, paling hanya tulisan west di bagian tengah kacanya sebagai penanda nama restoran itu. hampir setiap malam, ketika saya melewatinya, restoran itu senantiasa ramai dikunjungi oleh para pelanggannya. terlihat dua meja kecil di sisi setiap jendela besarnya, dan beberapa meja lain di bagian dalamnya. terbuat dari kayu berkualitas baik, nampak lilin dan bunga menghiasinya.
malam tadi, di bagian ujung ruangan nampak seorang perempuan duduk termenung sendiri. makan malamnya hanya diaduk secara perlahan. ia terlihat iri memperhatikan beberapa pasangan yang ada di dalam sana. wajahnya yang cantik hampir terhapus oleh awan kelabu di sekelilingnya. entah.. siapa yang telah membuatnya kecewa seperti itu. di seberangnya, sepasang lelaki (dan lelaki) nampak begitu mesranya. pandangan dan genggaman mereka tak lepas satu sama lain. cinta memang tidak mengenal jenis kelamin. pandangan serupa juga bisa saya dapatkan pada pasangan di sebelah mereka. sang wanita, seraya memegang gelas anggurnya, nampak begitu antusias mendengarkan sang kekasih berbicara. beberapa kali ia mengusapkan jarinya pada telapak tangan sang lelaki. menyalurkan rasa sayangnya melalui sentuhan jemari. tampak tak terganggu dengan situasi tersebut, di bagian dalam ruangan, gelak tawa empat orang wanita pun terasa begitu menyenangkan. sembari mengangkat tangannya, seorang wanita besar bergaun hitam bercerita dengan begitu bersemangatnya. tak jarang dadanya yang besar itu berguncang karena tawa.
beberapa malam lalu, saya juga mendapati gambar hidup para pasangan yang sedang berciuman mesra di sana, entah berbeda kelamin ataupun sama. sepertinya restoran ini sangatlah mendukung untuk aktivitas romantis seperti itu. tak jarang mereka hanya mendekatkan wajah di tengah temaram cahaya lilin yang ada di meja. mengacuhkan semua hal yang ada di sekitar mereka, termasuk hidangan yang tersaji di mejanya. sungguh, membuat otak ini bertanya-tanya apa gerangan yang sedang mereka rasakan.
tangisan pun bukan hal jarang di sana. beberapa kali saya melihat para wanita menangis di meja. entah karena kesal ataupun bahagia. saya pun tidak akan terkejut jika ada beberapa pasangan yang menyatakan cinta ataupun kata-kata ajaib: will you marry me? di dalam sana. semua elemen yang ada di dalam sana terlihat begitu mendukung, mulai dari nyala lilin, bunga di meja, wine, masakan yang (sepertinya) enak dan masih banyak lagi.
dan saya? selama tiga bulan melewati restoran itu, saya hanyalah seorang penonton. tak hanya menahan ludah untuk rasa lapar yang terasa ketika saya pulang dari kantor, namun saya juga menahan luapan sebuah asa di dalam dada. luapan sebuah pertanyaan yang selalu terlintas ketika saya melewati restoran itu: siapakah orang beruntung yang akan menemani saya di dalam sana? andakah?
Feb 23rd, 2007 at 4:46 am
iya dong saya

hihihi
saya mau dong ke West
sama behel ah
sama kamu juga
ayo beramai-ramai
Feb 23rd, 2007 at 5:25 am
*glek*
bikin pengen aja …
am not really a romantic person, tp kalo liyat begituan (baru baca doang!) udah pengennnnn banget heheheheh ….
Feb 23rd, 2007 at 7:12 am
ah ga ada foto suasana resto-nya.
giliran foto diri lo banyak. huh…
Feb 23rd, 2007 at 7:18 am
yah si Al.. udah deh, ntar foto seri 3 keluar dehhh *sigh*
Feb 23rd, 2007 at 7:23 am
inget ya q, foto resto. bukan foto lo.
*berharap tidak akan muncul foto diri seri 3*
Feb 23rd, 2007 at 7:26 am
al, pasti foto dia dan resto… bukan foto resto aja… *sigh*
Feb 23rd, 2007 at 7:29 am
iya, trus pasti bagian restonya basa basi style sementara bagian dirinya penting style.
Feb 23rd, 2007 at 7:30 am
ko’ sama ya, ma yg gw bayangin… kekekek…
Feb 23rd, 2007 at 7:32 am
al dan andy: kuraaaaang ajyaaaar!!@##$$@! *jadi pengen nambahin poto… hmmm.. liat aja ntar.. wink wink*
Feb 23rd, 2007 at 7:35 am
tuh kan, al… gw bilang juga apa… *sigh*
Feb 23rd, 2007 at 7:38 am
sudahlah ndy, ini kan blog dia, kalau itu jalan hidup yg dia pilih kita bisa apa? *sigh juga*
Feb 23rd, 2007 at 7:47 am
he eh… *sigh*
Feb 23rd, 2007 at 8:00 am
seri 1. Menunggu masker kering
seri 2. Jendral Wannabe
seri 3. ?
eh yg di “about” itu seri apa? “testing kacamata hitam”?
Feb 23rd, 2007 at 8:00 am
al, andy, dg: kurang ajyaaaar lagiii… pembunuhan karakter.. pembelokan opini masyarakat!!@ hu uuh.. [-(
Feb 23rd, 2007 at 8:31 am
bukan, gi… iklan tukang pijit… kekekekek
Feb 23rd, 2007 at 8:33 am
lo suka ngomong ‘pembunuhan karakter’, kayak bang rhoma deh…
Feb 23rd, 2007 at 8:34 am
kurang cambang aja, al… kekekeke…
*duh, makin kreatif aja gw nyela… kekekek*
Feb 23rd, 2007 at 8:39 am
stevie wonder tadi nelfon, katanya balikin sunglasses dia…
Feb 23rd, 2007 at 8:41 am
huahahahahah… telak!
Feb 23rd, 2007 at 9:02 am
gue & andy bersedia nemenin lo di west entar malem.
tapi andy nanya apa ada nasi timbel disana?
Feb 23rd, 2007 at 9:02 am
*mencari tombol edit dan delete*
Feb 23rd, 2007 at 9:06 am
special order: telur puyuh… kekekekek…
Feb 23rd, 2007 at 9:14 am
telur puyuh!!
gue ga nyangka lo seromantis itu, ndy.
mengingat masa2 kita threesome dulu…
*segera menelfon west utk reserve tempat malem ini utk 3 orang*
Feb 23rd, 2007 at 9:16 am
maaf.. sudah penuh. silahkan coba ke east.. sapa tau mereka juga punya menu nasi timbel.. *btw al.. kapan yah kita threesome ama telor puyuh? kitaa? lo kali ama teko..*
Feb 23rd, 2007 at 9:16 am
kalo gitu… malam ini kita threesome lagi nih ceritanya?
*wink wink*
Feb 23rd, 2007 at 9:23 am
sebenernya sih gue ga ikutan.
yg rebutan telur puyuh kan elu sama andy.
sementara gue hanya memandang kalian dengan iba.
*mengelus dada lalu menelfon east utk reserve menu nasi timbel special telur puyuh yang banyak*
Feb 23rd, 2007 at 9:30 am
al, kalo penuh… ke warung oneng aja lagi… kekekek
Feb 23rd, 2007 at 9:35 am
barusan gue nelfon warung oneng, katanya kita udah di-banned disitu.
mereka bilang kalo kita dateng pengunjung lain jadi pada males & batalin reservasi.
Feb 23rd, 2007 at 9:38 am
ya udah ke lembang aja… makan ketan bakar… ;p
eh, al… udahan… kasian yang punya blog, tunggu post yg terbaru aja yuk! kekekek….
Feb 23rd, 2007 at 9:41 am
ih blog ini kok yg komen banyak ya?
kayak blog calon presiden aja deh…
Feb 23rd, 2007 at 9:48 am
*sekarang tau rasanya kena spam di blog* >> lirik alaya
Feb 23rd, 2007 at 9:59 am
iya neh.
shoutbox gue ga jalan. pasti ada yg ngapa2in.
*melirik qq dengan penuh kecurigaan*
Feb 23rd, 2007 at 10:05 am
gw dah nutup comment box gw tuh, al…
*melirik qq juga dengan penuh kecurigaan*
Feb 24th, 2007 at 8:39 am
Wah, hebat … kotak commentnya jadi ajang chatting….hehehehe boleh juga neh … hahahhaa…
West ini bikin Qq kangen Holland lagi … hehehehe … Tapi sebenernya yang bikin West makin romantis adalah lokasinya yang terletak di utrecht. Makanya orang belanda cinta banget ama kota yang satu ini. Atmosfirnya emang bikin relax … no wonder banyak yang menjadikan buat tempat beromantis-ria
Feb 25th, 2007 at 7:06 am
hahahhaha

jadi ini toh yg kamu omongin kemarin di YM
hayayyayaya
q… qq
yuhuuu
Feb 26th, 2007 at 2:32 am
ugh… gue lupa jadinya mau comment apa. damn….
Feb 26th, 2007 at 11:11 am
Love really makes the world and its p[eople go round and round… :). Memang urusan romantika itu ngak mengenal tempat, darimulai restoran sampe ke dalam perjalanan bis sekalipun.. those placesare really witnessing those sessions.
Kayaknya kunjungan ke Holland berikutnya mesti ke si reto itu deh- sambil ngajak si idung pesek-ku..
Mar 1st, 2007 at 4:32 am
How romantic :-). Saya yang lagi blogwalking jadi inget masa lajang dulu, ha ha. Tapi, menurut saya mah kan tergantung kamu.. ayooo made up your mind and follow your heart (naon deui) :-). Nice blog.