…
aku [hanya] merasa letih dan ingin sendiri.
[ketika] ku tanya pada siapa.
tak ada yang [mampu] menjawab.
sebab semua peristiwa hanya [tersimpan] di rongga dada.
[ini pun hanya menjadi sebuah] pergulatan yang panjang dalam kesunyian.
aku [mencoba] mencari jawaban di laut.
kuseret langkah menyusuri pantai.
[tiba-tiba] aku merasa mendengar suara.
menutupi jalan [yang selama ini aku buat].
menghentikan petualangan.
aku ingin pulang
…
kenapa ebiet? entah.. tapi mendengarkan lagunya selalu membawa saya akan masa-masa kecil, harumnya mentari pagi, kesibukan menuju sekolah, tape deck hitam rakitan ayah dan sebuah keluguan dalam melihat kehidupan. saat ini, saya ingin pulang pada momen-momen itu.. walaupun saya tidak tahu apa makna dan letak ‘pulang’ pada kehidupan sekarang.
garing abis mode on..


ayo q, pulang aja q…
hihihi…
ps, fotonya keren!
owh ya… di jomblo series ada kinaryosih tuh… saingan jual roti sama teh guti.
*ga suka ebiet*
kenapa sih dia maksa banget nyanyiin lagunya sendiri?
kenapa ga disuruh aja penyanyi yg cakepan nyanyiin lagu dia?
“…dan sebuah KELUGUAN dalam melihat kehidupan…”
entah kenapa, kayaknya kok nggak pas banget itu kata yang dihuruf-gede’in nongol disitu.
wegegegegegeg…
PS: emang kata Papa (cieeehhh) kalo’ udah menginjak umur 30-an, tubuh itu terdegradasi. kekekekekekek
hi there, stop by ajah.
gw dooong, sedang cuti dan mudik. sedaaaaaaaaap.
Ini yang namanya PULANG, santai-santai di rumah tanpa takut ketinggalan atau kehilangan apapun.
hihihihihihi…
pulang? appan tu? hihihihihi
*lebih garink ah*..
kamu pulang?
asik asik
ketemu saya sama behel dong
iya kan
iya lah
iya pasti
saya kangen
sekarang saya di harian, kerjaan saya jadi serius, saya jadi jurnalis beneran, menakutkan, *halah malah curhat*
saya kangen kamu
kangen kangen kangen kangen
malam ini kangennnnn bener
*hug*
iya iya syaa tahu kamu belum pulang
saya yg mestinya pulang dari kantor nanti
argh
saya mestinya bikin berita, bukan baca2 blog mu sambil ngikik2 liat foto yg qq bangettt
Home by Michael Bubble kek ..
letih ? mau pulang ?
ya pulang aja dong
kan “pulang”nggak usah fisik
hipnotis diri sendiri aja, nostalgia ke jaman budak leutik…duuuuh…pasti senyum sendiri
hayo pulang q..
10 hari lagi gue pulang…