Archive for August, 2007

t

perjalanan
perjalanan ke hulu sungai segah ternyata memerlukan ketahanan mental dan fisik yang luar biasa. perjalanan hampir 5 jam, termasuk bercengkerama dengan sekretaris camat dan makan siang di rumah makan kecil di tepian buah, terasa begitu panjangnya. melewati areal perusahaan HPH dan beberapa desa transmigrasi, saya dibawa pada kenangan beberapa tahun silam ketika masih menggunakan baju korps rimbawan ala mahasiswa fahutan ipb. jalan tanah yang diperkeras, hutan di kanan-kiri jalan, serta beberapa kali berpapasan dengan truk-truk pengangkut kayu gelondongan yang besarnya tak terkira, menjadi penghias perjalanan menuju kampung-kampung di hulu sungai segah. saya sebenarnya bisa saja menggunakan perahu ketinting bermotor di tepian buah untuk meluncur ke kampung-kampung tersebut, namun perjalanan yang dapat memakan waktu lebih kurang 5 jam serta ganasnya jeram-jeram yang harus dilalui, membuat saya memutuskan untuk ikut kendaraan 4 roda-berkendara (wheel-drive.. he he), milik salah satu lembaga konservasi internasional di kabupaten berau ini.

tiba di ujung jalan, kami terhenti oleh sungai besar yang menjadi pembatas long laai, kampung tujuan saya. setelah menunggu selama satu setengah jam, akhirnya dua orang gadis perempuan menjemput kami di tepian dan membawa kami beserta barang-barang dengan susah payah. kampung dayak yang satu ini memang berbeda dengan kampung terakhir yang saya datangi. jarak yang jauh dari kota membuat kehidupan dan roda ekonomi berjalan cukup lambat. namun seperti kampung yang kemarin, genset kampung yang tersedia membuat mereka memiliki televisi dan antene parabola di setiap rumah. rumah panggung dengan tiang yang cukup tinggi menjadi pemandangan yang umum di sini. untuk memasuki rumah pun, kami harus mendaki tangga-tangga ramping yang dibuat cukup menukik dan, tentunya, sakit jika terjatuh.

Read More »

BERAU | season 01 episode 03: surga kecil di hulu sungai segah

on August 29, 2007 by aaqq™

4 Comments

Post

BERAU | season 01 episode 02

In Indonesia, Traveling on August 15, 2007 by aaqq™

SPOILER: sumpah ini PANJANG banget.. kalo males baca mending tinggalin ajah.. hueheheh

…dahulu kala, para lelaki dayak gaai yang berniat menikah, harus melakukan tradisi mengayau terlebih dahulu. pengayauan adalah sebuah tradisi memenggal kepala orang lain, biasanya dari suku dayak yang lain, yang menandakan lelaki yang bersangkutan telah siap untuk menikah. bagi wanitanya, ia harus bersedia untuk ditato pada bagian tangan dan kakinya, yang menandakan ia sudah siap untuk dinikahkan…

sepenggal cerita seorang ketua adat suku dayak gaai (dibaca: ga-ay, jangan dibaca gay apalagi dianggap gey.. jauh banget) mengiringi kedatangan saya pada dua desa di bagian tengah kabupaten berau ini. memasuki desa yang hanya berjarak dua jam perjalanan saja dari ibukota kabupaten, mata ini sudah disuguhi debu jalanan yang bisa membuat putih wajah akibat deru motor dan mobil yang sesekali lewat. musim kering yang masih berlanjut, membuat jalanan tanah yang hanya diberi pasir dan batu ini semakin terlihat kering.

Read More »

Post

BERAU | season 01 episode 01

In Indonesia, Traveling on August 3, 2007 by aaqq™

akhirnya.. setelah perjalanan gelap gulita dari bogor pada jam 3 subuh.. saya menginjakan kaki juga di tanah berau ini. walaupun perjalanan dari balikpapan menuju berau lebih banyak di isi dengan doa, komat-kamit gak jelas, dan usaha menutup mata demi menghindari rasa takut akan pesawat berbaling-baling dobel ini. turbulence yang timbul juga kadang membuat semua dosa dan perbuatan di masa silam mencuat ke permukaan pikiran. ampun.. emaaaak, gue minta maap.

berau menyambut saya dengan hujan. segar rasanya. tiba di penginapan saya langsung merasa menemukan keindahan. penginapan di lantai atas dan cafe di lantai bawah. cafe yang langsung berbatasan dengan sungai kelay. jika sore hari tiba, duduk di samping cafe menikmati secangkir coffee dengan sebatang sampoerna mild terasa sangat nikmat sekali. bekerja ditemani semilir angin dan juga riuh rendah perahu bermotor yang sesekali melintas mengantarkan orang-orang yang hendak pulang ke tempat tujuannya, membuat waktu cepat sekali berlalu.

tapi saya tidak akan tertanam di sini saja. minggu depan saya harus mulai berkelana ke daerah pedalaman hutan dan pesisir laut sana. 10 desa sudah menanti untuk disambangi. semoga perjalanan berlangsung dengan lancar, data dapat terkumpul dengan baik, dan saya bisa menikmati perjalanan dengan enaknya. tak lupa, foto2 yang banyak tentunya.

saya merasa beruntung, hingga hari ke empat ini banyak orang yang telah menolong saya untuk mempermudah perencanaan perjalanan ini. teman-teman dari en-g-o bahkan dengan baik hatinya memberikan banyak informasi yang berguna untuk saya. ah.. saya merasa dipermudah. nuhun teh.. nuhun kang..

o ya.. berau juga terkenal dengan wisata lautnya. snorkeling dan diving menjadi andalan mereka. tertarik untuk join? datang yah setelah lebaran. insya allah.. saya bersama beberapa teman akan menikmati pulau derawan yang indah itu. kalau tidak percaya, silahkan googling saja. :D