BERAU | season 01 episode 05: ramadhan di tanah berau

ramadhan di tanah berau..
adalah berpuasa dengan hawa yang sangat panas, di mana matahari bersinar dengan kencangnya, tepat di atas ubun-ubun pada saat siang menjelang. lokasinya yang berada tak jauh dari garis ekuator, begitu menguji keimanan untuk terus berpuasa. panas.. panas.. panas..

ramadhan di tanah berau..
adalah bersahur bersama ‘keluarga baru’ di kost-an tanjung redep, yang dengan setia me-miss call-kan saya pada jam 3 subuh, kadangkala dengan gedoran di pintu akibat malas bangun. juga pengalaman sahur dengan sahabat-sahabat baru, yang dengan baiknya memasak serta membangunkan saya ketika berada di kampung. thanks, tri!!

ramadhan di tanah berau..
adalah rasa bangga melihat sang bapak pemilik rumah memasak untuk sahur di hadapan istri, ketiga anak lelakinya, keponakannya, serta satu orang asing dari tanah jawa. ikan kakap asam manis, tempe kecap, ataupun capcay menjadi menu sahur yang sangat sayang untuk dilewatkan. sebuah kebiasaan yang membuat saya berjanji untuk belajar memasak lebih baik lagi, juga keinginan untuk memiliki anak (heh, naon hubungan nana?).

Read the rest of this entry »

survey kiss (kecil-kecilan, iseng dan sakumaha aing wae)

sebagai salah satu upaya untuk mengurangi jumlah sms gratis (promo simpati yang ternyata hanya bisa digunakan setelah jam 22.00.. bendungan!!.. syarat dan ketentuan berlaku..) maka saya menggelar survey kiss (kecil-kecilan, iseng dan sakumaha aing wae) kepada beberapa kontak saya. alhasil, dalam dua hari, jumlah sms gratisan saya berkurang secara signifikan.

Read the rest of this entry »

Page 1 of 11