icraf dan titik balik gue

salah satu titik balik dalam kehidupan gue adalah ketika gue bergabung dengan icraf (international centre for research in agroforestry dan bukan pabrik KEJU!!) di tahun 2000, yang sekarang bernama world agroforestry centre. dari pedalaman dan hutan di riau sana, gue balik ke bogor dan mengerjakan salah satu project mereka di palembang *thanks to pak suyanto dan yengki for the opportunity*. saat itu gue menjadi asisten peneliti di lapangan untuk project kebakaran hutan di indonesia.

banyak yang gue dapet, mulai dari naik pesawat terbang pertama kalinya dalam hidup, jalan-jalan ke banyak tempat di indonesia, gaji yang cukup lumayan, dan yang paling berkesan adalah bertemu banyak orang baru. mereka adalah orang-orang yang selalu menyambut ramah ketika kami datang ke tempat mereka. beberapa bahkan menjadi sahabat (bahkan saudara) baru gue hingga saat ini.

kenapa menjadi titik balik? karena dari sini pulalah membuat gue menyukai dunia penelitian, terutama yang berkaitan dengan dunia sosial masyarakat. gue merasa belajar banyak dari sini, mulai dari pengumpulan data lapangan hingga membuat laporan dan jurnal-jurnal internasional. dari sini juga lah gue bisa melanglang buana hingga ke belanda dan mendapatkan beasiswa untuk sekolah lanjutan gue. bahkan, hingga saat ini pun gue gak lepas dari icraf, dengan status gue sebagai ‘student’. masa depan? entah lah.. time will tell..

icraf juga membuat gue mendapatkan kolega-kolega yang tak hanya menjadi rekan kerja, namun sahabat. sebagian dari mereka sudah berpencar kemana-mana, namun, tak jarang beberapa ‘alumni icraf’ itu bertemu walau hanya sebulan sekali *masih kan, guys??*.

ya.. gue tiba-tiba kangen dengan kebersamaan itu.. kebersamaan yang dulu pernah membuat gue menolak tawaran kerja di salah satu perusahaan besar di jakarta. kebersamaan yang membuat gue masih memiliki sahabat ketika pulang ke bogor, atau kemanapun mereka berada. kebersamaan yang gue rasa.. sudah semakin berkurang. i miss you, guys..

foto-foto lain bisa dilihat di sini..

9 thoughts on “icraf dan titik balik gue

  1. QQ, ya ampyun lo bs kuyus jg ya bo’ (lihat di websitenya)…melankolis sih udah pasti, wong tampang lo gak jauh dr om Pance P (famnya jgn manado tp ganti dgn fam sunda deh hihi). Q susah lo dpt koleha yg spt cerita lo, semoga cerita ini gak cm memperkaya orang lain tp juga elu, okeh 🙂 cheers! -NH-

  2. halo Q, baru mampir nih… niat udah lama padahal:). the title of this post is too intriguing not to leave comment. the mystery of icraf, full of bittersweet, dan ngangenin emang ya…

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *