laskar pelangi dan mie kocok

menonton laskar pelangi ternyata seperti makan mie kocok di pasar mawar bogor. adik saya bilang, jika makan mie kocok di tempat ini, selalu diawali dengan keinginan yang menggebu-gebu. apalagi ditambah provokasi dari orang-orang yang sudah pernah mencobanya membuat kita semakin ingin mencoba mie kocok tersebut.

tapi apa yang terjadi pada saat ketika memakannya? kita pasti akan cuma bilang: ah kok gini aja? mana istimewanya? tak lama, kita akan berpikir bahwa mie kocok pasar mawar memang tidak ada istimewanya.

tapi tunggulah beberapa saat, pikirkan isi yang terkandung di dalamnya dan temukan aftertaste-nya, maka percayalah kita akan ketagihan. maka ketika kita melewati kedai itu, jangan heran jika secara tak sadar kita akan berusaha kembali ke sana.

pake pelet? mungkin juga *huahahaha.. nyang bener aja!!*.

Read the rest of this entry »

waktunya ber-hibernasi

satu setengah bulan sudah gue meninggalkan utrecht. walau hati sedikit meronta *huahahaha* tapi jadwal dan kenikmatan dunia tropis sudah menggoda untuk dijamah. gak cuma cuaca yang lebih bersahabat, tapi yang pasti memang makanan yang lebih nikmat menggoda selera. dimulai dari thailand yang dengan sukses membuat badan gue mengembang sebanyak 2-3 kilo hanya dalam waktu seminggu, dua minggu yang menyenangkan di berau bersama supervisor tercintah, plus memulai puasa yang *mudah-mudahan* khusuk, di bogor. sekarang, gue berada di kantor lama, berhibernasi sekaligus memulai persiapan untuk trip penelitian ke berau yang jauh lebih lama dan lebih complicated. *sigh.. sapa suruh ambil phd. hiks..*.

Read the rest of this entry »

Page 1 of 11