kakek anwar

namanya anwar azis. anak-anaknya memanggil ia dengan sebutan papah. kadang saya ikut pula memanggilnya papah, walau kakek adalah sebutan yang jauh lebih tepat untuknya. dia putih, tinggi dan sangat gagah di masa mudanya. jika pada zaman dulu mobil adalah barang langka, maka dia adalah salah satu pemilik barang langka itu.  jika pemilik kebun cokelat dan tanah yang berhektar-hektar disebut tuan tanah, maka dia adalah salah satu diantaranya. entah sudah berapa banyak wanita yang termehek2 dengan kharisma yang dimilikinya. nenek adalah salah satunya.

tak banyak yang bisa saya ingat dari dirinya karena kami jarang bertemu. apalagi setelah ia bertemu dengan nenek yang lain, semakin jarang ia menemui kami di bogor. masa kecil saya lalui dengan sebuah kenyataan bahwa saya punya satu orang nenek yang luar biasa karena harus membesarkan anak-anaknya sendirian.

namun, beberapa kali saya pun bertemu kakek anwar. ia selalu memegang rambut saya dan kemudian mencium kedua pipi dengan bertubi-tubi. rasa geli dari kumis dan jenggot yang baru saja tumbuh akhirnya menjadi hal yang saya ingat hingga saat ini. kemudian, ia pun pergi ke tempat lain yang saya tidak pernah tahu.

Read the rest of this entry »

post it, guys! (ceteran untuk disertasi)

ini adalah postingan lama banget.. waktu saya membuat thesis untuk master program di wageningen tahun 2004-2005. senang rasanya mendapat ceteran, semangat dari teman dan sahabat yang kadang memang bikin semangat dan kadang.. gak masuk akal. however, they had supported me to finish the what-so-called thesis.

and now.. saya punya ‘tukang ceter special’.. dan juga teman2 dan keluarga yang senantiasa mendorong dan menyemangati saya buat menyelesaikan disertasi ini. semangat, q!!! walau tanpa post it, kamu pasti bisa menyelesaikannya *self supporting mode on*

Read the rest of this entry »

Page 1 of 212