aaqq

nilai yang berbeda

nilai yang berbeda

“Kalau di sini, nangkap ikan gak cuma pake jaring dan pancing, tapi juga bom dan potas.” Pak Thamrin memulai diskusi sore itu dengan sebuah kalimat yang tidak saya harapkan akan muncul di awal diskusi. Ternyata ia tidak sesulit yang saya bayangkan. Padahal, ketika pertama kali saya tiba di depan rumahnya yang asri, wajahnya memandang saya dengan tidak bersahabat dan membuat ragu untuk beramah tamah dengannya. Namun, lelaki paruh baya dengan kumis baplang berwarna hitam dan perut gendutnya yang ia biarkan terbuka itu ternyata mempersilahkan saya masuk.

Diselingi dengan hembusan rokok lintingan, yang dibuat dalam waktu beberapa detik saja, ia ternyata orang yang sangat suka bercerita. Tak lama, semua cerita mengenai kehidupan nelayan di pulau itu pun meluncur dari mulutnya. Mulai dari nenek moyang orang-orang di kampung ini yang berasal dari negara tetangga, perompak yang menghancurleburkan kampung ini di tahun 50an, hingga asal muasal dirinya yang kabur dari kampung halamannya di Timur sana.

week 29|2008 (maroon 5 - won’t go home without you)


week 28|2008 (ellen page and michael sera - anyone else but you)

juno soundtrack!

ingga, mimpi dan sosis

ingga, mimpi dan sosis

Ingga terbangun, mimpi itu kembali datang selama tiga malam berturut-turut dan membuatnya tak bisa tidur hingga fajar menyingsing. Sudah tiga hari ini ia selalu ke kampus dengan wajah yang pucat. Rambutnya yang keriting pun kadang lupa ia rapihkan. Gadis tomboy itu menjadi terlihat berbeda. Ingga yang sehari-harinya begitu ceria, tiba-tiba menjadi berbalik 180 derajat. Semua teman-teman di kampus termasuk para satpam yang menjaga gerbang menyadari perubahan ini, tapi tidak ada yang berani untuk bertanya. Ingga tidak pernah mau menjawab. Sang macan tiba-tiba seperti sakit gigi.

Galuh, sahabatnya, menjadi satu-satunya orang yang masih bertahan untuk bertanya meski tak terlalu berharap, karena sudah tiga hari ini tak ada satupun yang berhasil mendapatkan jawaban. Not even a smile.

week 27|2008 (kane - shot of a gun)


week 26|2008 (cold play - violet hill)


atmosfer

atmosfer

pengen tau atmosfer-nya. itu kata-kata andalan yang selalu dibilang ketika gue mau melakukan sesuatu yang belum pernah gue lakukan ataupun penasaran dengan sebuah hal baru tapi gak yakin ataupun emang gak sengaja terjerumus di dalam sebuah hal yang ternyata-gak -enak tapi malu-buat-ngakuin-nya ataupun emang narsis belaka *alasan yang mengada-ngada*. tapi gue rasa, itu juga bisa karena faktor adventurous *ada kan istilah itu?* atau emang penasaran untuk mencoba hal-hal yang baru. walaupun untuk beberapa orang, itu juga lebih kepada keberuntungan semata ataupun emang pengen keren aja *halah*.

mencoba masakan hasil uji coba seseorang yang baru tau cara motong bawang, memasuki ladang ranjau di vietnam, nyemplung di kolam taman monas, melakukan hormat ala nazi di jerman dan sejenisnya mungkin bisa menjadi contoh. ah, tapi gue gak se-extrim itu lah, beberapa hal sebenarnya buat orang lain mungkin gak terlalu baru atau bahkan biasa-biasa aja. tapi teuteup buat gue kalau ada orang nanya kenapa gue melakukan itu, ya…. gue kan pengen tau atmosfer-nya aja. halah..

parfum

parfum

parfum, deodoran dan sejenisnya memang dibuat untuk membuat seseorang tercium jauh lebih wangi ataupun menghindari bau badan yang berlebihan. seringkali wangi parfum juga menunjukkan karakter dan tingkat sosial seseorang. buat beberapa orang, parfum adalah sebuah keharusan. mereka seringkali merasa kurang percaya diri jika keluar rumah tanpa semprotan parfum di sekujur tubuhnya. namun, untuk banyak orang, parfum juga dilihat sebagai benda secondary atau bahkan tersier yang dipakai sesekali atau bahkan tidak memakainya sama sekali.

walaupun parfum adalah sebuah benda yang personal, yang bau enak dan tidaknya tergantung dari orang yang menggunakannya, tapi kita adalah orang yang mau tidak mau mencium bau parfum yang dipake oleh orang lain. betul kan? sebalnya, beberapa orang seringkali memakai bau wewangian yang aneh-aneh dan kadang bikin gue pusing delapan puluh tiga keliling. gak peduli mahal ataupun dibeli di ujung paris sana, jika parfum tidak enak, buat gue adalah tetap tidak enak. parfum murah sekalipun, jika wanginya memang enak, pastilah enak. beberapa kali gue mengalami peristiwa dodol dan kadang menyebalkan gara-gara parfum yang menurut gue bikin mabok.