<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>aaqq&#124;dot&#124;net &#187; Holland</title>
	<atom:link href="http://www.aaqq.net/category/living-in-holland/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.aaqq.net</link>
	<description>a life in a blog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Mar 2012 16:49:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>pembuat (dan bagian dari) sejarah</title>
		<link>http://www.aaqq.net/2010/01/11/pembuat-dan-bagian-dari-sejarah/</link>
		<comments>http://www.aaqq.net/2010/01/11/pembuat-dan-bagian-dari-sejarah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2010 23:41:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aaqq™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Holland]]></category>
		<category><![CDATA[Reflection]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.aaqq.net/?p=902</guid>
		<description><![CDATA[saya bukan penyuka museum. selama saya tinggal di indonesia kunjungan ke museum bisa dihitung dengan jari. saat itu, untuk saya museum bukan tempat yang menarik untuk dikunjungi. saya tidak bisa menyalahkan pengelolaan museum yang mungkin tidak membuat orang awam seperti saya tidak tertarik untuk mengunjunginya.  saya (dan banyak teman-teman) memang tidak menyukai kunjungan ke museum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" style="margin: 5px;" src="http://www.onlyinholland.com/images/hermitage_amsterdam_panorama.jpg" alt="" width="500" /></p>
<p>saya bukan penyuka museum. selama saya tinggal di indonesia kunjungan ke museum bisa dihitung dengan jari. saat itu, untuk saya museum bukan tempat yang menarik untuk dikunjungi. saya tidak bisa menyalahkan pengelolaan museum yang mungkin tidak membuat orang awam seperti saya tidak tertarik untuk mengunjunginya.  saya (dan banyak teman-teman) memang tidak menyukai kunjungan ke museum (1).</p>
<p>pandangan itu agak berubah ketika saya di belanda. walau masih jarang, tapi saya mulai memasuki beberapa museum yang ternyata memang sangat menarik untuk dijelajahi. mulai dari rijk museum, van gogh museum, hingga ke museum maluku pernah saya masuki. akhir tahun kemarin, bersama si jerman dan teman-temannya kami mengunjungi <a href="http://www.hermitage.nl/en/" target="_blank">hermitage amsterdam</a> yang terhitung masih &#8216;baru&#8217;. cukup kaget juga ketika menyadari bahwa kami menghabiskan 4 jam di dalam sana.</p>
<p><span id="more-902"></span>hermitage sebenarnya bukan museum yang baru. <a href="http://www.hermitage.nl/en/" target="_blank">hermitage amsterdam</a> ini merupakan museum satelit dari <a href="http://www.hermitagemuseum.org/html_En/index.html" target="_blank">museum hermitage</a> yang asli di saint petersburg (rusia) sana. hermitage menjadi salah satu museum terbesar dan tertua di dunia dengan koleksi lukisan yang terbanyak, yaitu sekitar 3 juta buah. sebagian koleksinya yang dipajang di amsterdam saja mampu membuat kami bertahan selama 4 jam, apalagi jika kita benar-benar mengunjungi st petersburg? saya malah penasaran untuk melihat kota itu lebih dekat.</p>
<p>kunjungan empat jam itu membuat saya sedikit mengetahui sejarah rusia, hubungan-hubungannya dengan bangsa lain di eropa, bagaimana mereka beranak pinak dan membuat sejarah di daratan eropa. belum lagi decak kagum melihat koleksi-koleksi yang dikumpulkan oleh <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Catherine_the_Great" target="_blank">catherine the great</a> dan keturunannya. <em>not to mention</em>, koleksi baju-baju dan gaun kerajaan yang membuat saya geleng-geleng membayangkan kekayaan dan kekuasaan mereka.</p>
<p>saat itu beberapa pikiran berkelebat di dalam kepala saya: &#8220;apakah mereka pernah berpikir bahwa apa yang mereka lakukan itu menorehkan sebuah sejarah di dunia ini? apakah mereka tahu bahwa keputusan yang mereka lakukan (yang mungkin sambil iseng? ah tapi tidak mungkin ya) ternyata berdampak pada kondisi politik dunia? apakah <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Peter_The_Great" target="_blank">peter the great</a>, ketika memutuskan kebijakan modernisasi rusia, pernah membayangkan bahwa rusia akan menjadi super power eropa saat itu? bagaimana juga dengan pemimpin-pemimpin dunia lainnya?&#8221;</p>
<p>lebih lanjut saya malah berpikir, &#8220;apa rasanya menjadi bagian dari sejarah? apa rasanya menjadi penentu sejarah dunia? bagaimana rasanya menjadi orang yang mengubah sejarah dunia?&#8221;. sudah banyak orang-orang seperti itu. mulai dari hitler, wright brothers, adam smith, alan turing, momofuku ando, sukarno dan jutaan orang lainnya. mereka muncul dengan berbagai pikiran, ide, kebijakan hingga keputusan &#8216;sepihak&#8217; yang mampu mengubah sejarah dunia. mereka mampu menuliskan nama mereka di berbagai media mengenai sepak terjang dan hasilnya pada dunia. sebagian besar malah dibuatkan museum yang kita kunjungi hingga saat ini.</p>
<p>sebagian dari kita juga menjadi bagian sejarah indonesia. di tahun 1998, walaupun tidak semuanya berada di tempat kejadian, kita menjadi saksi sejarah perubahan besar yang ada di negara kita. riuh rendah, haru biru dan riang gembira kita menyambut momen itu. sama halnya ketika kakek nenek kita melihat sukarno dan hatta membacakan proklamasi di tahun 1945. sejarah telah ditorehkan dan sejarah memang bisa dibuat, entah dengan cara baik ataupun buruk.</p>
<p>pertanyaannya, apakah kita akan menjadi orang-orang yang membuat sejarah atau hanya orang-orang yang kebetulan hidup dan menyaksikan sejarah itu dibuat? atau lebih sialnya hanya menjadi orang yang menikmati sejarah orang lain tanpa pernah sedikitpun menjadi bagian dari sebuah sejarah?</p>
<p>kita memang tidak pernah tahu apakah yang kita lakukan sekarang ternyata mengubah wajah dunia di masa mendatang. bisa saja, 5 atau 10 tahun lagi facebook menjadi penentu perubahan kebijakan politik dunia dan kita pemilik akunnya menjadi pembuat sejarah itu. atau mungkin, pilihan kita saat ini untuk masuk ke fakultas biologi malah membawa kita menjadi penemu pil pembuat badan menjadi lebih langsing hanya dalam 5 menit saja. atau lebih extrim lagi, rengekan anak anda masuk klub sepakbola saat ini, bisa membawa indonesia menjadi juara dunia sepakbola di masa mendatang. <em>we&#8217;ll never know</em>.</p>
<p>jadi, bersiaplah untuk membuat sejarah, atau setidaknya menjadi bagian dari sejarah itu sendiri. berani?</p>
<p>notes:</p>
<p>(1) <em>namun saat ini, seperti halnya si adep dan teman-teman di sahabat museum, saya percaya bahwa makin banyak generasi muda indonesia yang mulai menggemari kunjungan ke museum</em></p>
<p><em>image source: http://www.onlyinholland.com/</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.aaqq.net/2010/01/11/pembuat-dan-bagian-dari-sejarah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>winter wonderland</title>
		<link>http://www.aaqq.net/2009/12/22/winter-wonderland/</link>
		<comments>http://www.aaqq.net/2009/12/22/winter-wonderland/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Dec 2009 17:48:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aaqq™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Holland]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.aaqq.net/?p=869</guid>
		<description><![CDATA[winter kali ini begitu mengesankan. sudah dua tahun saya tidak benar-benar merasakan winter yang sesungguhnya. di bulan desember ini, salju pun turun dengan cantiknya. hari pertama, semua orang berteriak kegirangan ketika salju turun. di bus, di jalan, di kampus, di kantor dan di mana pun semua berbincang gembira mengenai turunnya salju pertama. semua berharap ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="winter wonderland by aaqq, on Flickr" href="http://www.flickr.com/photos/rpermana/4206654182/"><img class="alignleft" style="margin-left: 5px; margin-right: 5px;" src="http://farm3.static.flickr.com/2485/4206654182_2ecf5ce43f_b.jpg" alt="winter wonderland" hspace="5" width="200" align="left" /></a> winter kali ini begitu mengesankan. sudah dua tahun saya tidak benar-benar merasakan winter yang sesungguhnya. di bulan desember ini, salju pun turun dengan cantiknya. hari pertama, semua orang berteriak kegirangan ketika salju turun. di bus, di jalan, di kampus, di kantor dan di mana pun semua berbincang gembira mengenai turunnya salju pertama. semua berharap ini akan berlangsung hingga natal kelak. <em>white christmas</em> ceritanya.</p>
<p>namun tidak semuanya menyenangkan. akhir pekan, salju turun dengan lebatnya. suhu pun drop hingga ke -10 C. alhasil, tidak hanya belanda namun juga seluruh eropa, mengalami situasi yang kacau. hampir semua transportasi publik terhenti. kemacetan di mana-mana. orang-orang terlantar di setiap terminal dan bandara. di beberapa tempat, <a href="http://www.guardian.co.uk/world/2009/dec/22/cold-weather-europe-death-toll" target="_blank">bahkan menyebabkan kematian</a>.<em> it&#8217;s a bit too much</em>. saya pun merindukan indonesia yang hangat.</p>
<p>namun, winter memang selalu punya dua sisi. selebihnya adalah sebuah keindahan. <em>winter wonderland</em> saya menyebutnya. tidak percaya? lihat saja.<br />
<span id="more-869"></span></p>
<p><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="550" height="420" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="data" value="http://www.flickr.com/apps/slideshow/show.swf?v=71649" /><param name="flashvars" value="offsite=true&amp;lang=en-us&amp;page_show_url=%2Fphotos%2Frpermana%2Fsets%2F72157622926353509%2Fshow%2F&amp;page_show_back_url=%2Fphotos%2Frpermana%2Fsets%2F72157622926353509%2F&amp;set_id=72157622926353509&amp;jump_to=" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="src" value="http://www.flickr.com/apps/slideshow/show.swf?v=71649" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="550" height="420" src="http://www.flickr.com/apps/slideshow/show.swf?v=71649" allowfullscreen="true" flashvars="offsite=true&amp;lang=en-us&amp;page_show_url=%2Fphotos%2Frpermana%2Fsets%2F72157622926353509%2Fshow%2F&amp;page_show_back_url=%2Fphotos%2Frpermana%2Fsets%2F72157622926353509%2F&amp;set_id=72157622926353509&amp;jump_to=" data="http://www.flickr.com/apps/slideshow/show.swf?v=71649"></embed></object></p>
<p>location: utrecht &#8211; netherlands</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.aaqq.net/2009/12/22/winter-wonderland/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>sebuah kehangatan di musim dingin</title>
		<link>http://www.aaqq.net/2009/12/16/sebuah-kehangatan-di-musim-dingin/</link>
		<comments>http://www.aaqq.net/2009/12/16/sebuah-kehangatan-di-musim-dingin/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Dec 2009 19:48:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aaqq™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Holland]]></category>
		<category><![CDATA[Reflection]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.aaqq.net/?p=844</guid>
		<description><![CDATA[malam datang lebih cepat di musim dingin ini. jam 4.30 sore dan langit pun berubah warna. itu membuat energi bekerja secara psikologis menurun. rasa lapar menyergap lebih cepat, padahal 4 jam lalu baru saja menyelesaikan makan siang. lampu-lampu mulai dinyalakan, orang-orang mulai hilir mudik di bawah jendela, menyeret tas-tas bekerja mereka sambil tak lupa mengenakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="winter in utrecht by aaqq, on Flickr" href="http://www.flickr.com/photos/rpermana/2155430500/"><img style="margin: 5px;" src="http://farm3.static.flickr.com/2180/2155430500_ce17e0149d_b.jpg" alt="winter in utrecht" hspace="5" width="250" align="left" /></a> malam datang lebih cepat di musim dingin ini. jam 4.30 sore dan langit pun berubah warna. itu membuat energi bekerja secara psikologis menurun. rasa lapar menyergap lebih cepat, padahal 4 jam lalu baru saja menyelesaikan makan siang. lampu-lampu mulai dinyalakan, orang-orang mulai hilir mudik di bawah jendela, menyeret tas-tas bekerja mereka sambil tak lupa mengenakan sarung tangannya. saya tak sendiri rupanya. banyak yang merasa ingin cepat pulang akibat perubahan waktu ini.</p>
<p>baru dua minggu saya kembali ke kota ini. kota yang senantiasa mendapat tempat khusus di sudut hati. tidak hanya karena ambience-nya yang memang menyenangkan, namun juga kondisi fisiknya yang sangat mempesona. google saja image kota utrecht dan kalian pasti akan menyetujui pernyataan saya tadi. walaupun, harus saya akui ada keangkuhan dan rasa dingin di sana. tidak banyak yang berubah dari kota ini setelah dua bulan setengah saya tinggalkan. lalu lalang orang yang saling tidak peduli di stasiun central, ocehan bahasa yang (masih) belum bisa saya tangkap dengan lancar, pembangunan di kanan-kiri jalan yang terus berlangsung ditambah dengan musim dingin yang menggigit hingga ke tulang, menghiasi kota ini.</p>
<p><span id="more-844"></span>saya merasa sendiri. ada sedikit keterkejutan yang dirasakan setelah kembali dari indonesia yang sangat &#8216;hangat&#8217;, baik orang-orangnya maupun cuacanya. tapi di satu sisi, ini sebuah rasa yang sangat saya nikmati. sendiri di tengah keramaian, di antara orang-orang yang tidak peduli siapa dirimu. juga tanpa harus berpikir apa yang orang pikirkan tentangmu, walaupun memakai baju anti dingin yang membuat dirimu lebih mirip lontong menggembung di sana sini. semua orang merapatkan diri pada jaket tebal dan syalnya. mencari kehangatan dengan mengembara pada pikirannya sendiri. saya mulai menemukan rasa itu. saya menemukan sensasi kesendirian itu. musim dingin lah yang menambah sensasi itu.</p>
<p>hari sinterklas tiba tak lama setelah saya datang ke belanda. saya tidak merayakan itu, walaupun kemeriahannya sampai ke meja saya. pagi itu, sekotak cokelat besar ada di meja kerja saya. sinterklas rupanya datang tadi malam. saya membayangkan betapa tradisi itu begitu membuat anak-anak di belanda ini menjadi sangat menanti-nantikan sinterklas dan piet hitamnya. bagaimana tidak, saya yang mendapat cokelat saja begitu senangnya, apalagi mereka.  mereka bahkan tak jarang menitipkan pesan melalui orang tuanya, jenis-jenis kado yang ingin mereka dapatkan setiap tahunnya.</p>
<p>di rumah, pesta masih berlanjut. si housemate yang baik hati itu membuat makan malam  spesial. bersama teman lain kami melewatkan malam ini dengan bercerita sekaligus tertawa. dua bulan adalah waktu yang lama untuk membombardir kami semua dengan cerita. sebuah kehangatan yang berbeda. sebuah sensasi lain saya dapatkan. sekarang sensasi kehangatan dalam pertemanan.</p>
<p>belum cukup, tiba-tiba mereka mengeluarkan beberapa kado, termasuk buat saya. kaget juga karena saya tidak pernah mempersiapkan hal itu. mereka pun bertukar kado sambil membacakan sebuah puisi kepada orang yang diberikannya. selain kado, puisi pun ternyata menjadi sebuah tradisi di hari sinterklas di belanda ini. tak hanya di antara keluarga, namun juga di antara sahabat dan teman dekat.</p>
<p>saya pun dihadiahi puisi berbahasa belanda yang mereka buat sendiri. berisi tentang impresi mereka selama mengenal saya. puisi berima ini terdengar sangat manis sekali. walaupun banyak juga kelakar-kelakar mengenai keseharian saya, seperti kesukaan gila-gilaan terhadap cabe hingga facebook, <em>and i was overwhelmed with those</em>. <em>thank you so much, guys.</em> saya pun merasa bersalah karena tidak mempersiapkan apa-apa. di balik semua kedinginan dan kesendirian yang ditawarkan kota ini, kehangatan-kehangatan seperti itu pun mulai bermunculan.</p>
<p>tiba-tiba pertanyaan mengenai prototipe terhadap dunia barat yang individualis pun terangkat. apa sih definisi sebenarnya dari kata itu? tidak peduli pada hidup orang lain? mengerjakan segala sesuatunya sendiri? tidak punya yang namanya gotong royong? hidup asosial? kalau cuma hal itu, kok saya sepertinya sudah mulai menemukannya di negara sendiri.</p>
<p>siapa bilang orang-orang di sini seperti itu? tidak semua kok. semua manusia itu sama. orang jahat ada di mana-mana, orang baik lebih banyak lagi, apalagi kalo cuma orang egois dan mau mengurusi dirinya sendiri. dan kita, sebagai manusia, memang suka memberi label pada orang lain dan hanya melihat segala sesuatu berdasarkan generalisasi secara sepihak ataupun pada warna kulit dan batas geografis.</p>
<p>lebih heran lagi, kita pun bangga dengan hal-hal yang sebenarnya belum pasti mewakili diri kita sendiri. padahal jika kita yang punya prototipe itu berkaca, masih pantaskah menaruh diri kita di sana? <em>semoga masih</em>. atau justru kita memang merasa lebih nyaman berlindung di sana, walaupun sudah tidak pantas menjadi bagian dari prototipe itu?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.aaqq.net/2009/12/16/sebuah-kehangatan-di-musim-dingin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ramadhan in holand: (my personal) lessons learned</title>
		<link>http://www.aaqq.net/2009/09/20/ramadhan-in-holand/</link>
		<comments>http://www.aaqq.net/2009/09/20/ramadhan-in-holand/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2009 15:45:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aaqq™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Holland]]></category>
		<category><![CDATA[Reflection]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.aaqq.net/?p=804</guid>
		<description><![CDATA[berpuasa di negara orang, apalagi yang mayoritas bukan muslim, membawa pengalaman tersendiri. tidak mudah memang dalam pelaksanaannya, walaupun tidak sesulit yang dibayangkan. untuk kesekian kalinya, saya pun melaksanakan puasa di belanda. tahun ini ramadhan jatuh pada musim panas. salah satu konsekuensinya adalah waktu berpuasa yang bisa mencapai 17 jam. kaget? saya juga. bahkan di awal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://4.bp.blogspot.com/_ZLeAZDmKl10/SpKRmgc1afI/AAAAAAAAANk/WKiKBeKs7yc/s400/Ramadhan_Mubarak_2.jpg" alt="" width="150" align="left" hspace="5" />berpuasa di negara orang, apalagi yang mayoritas bukan muslim, membawa pengalaman tersendiri. tidak mudah memang dalam pelaksanaannya, walaupun tidak sesulit yang dibayangkan.</p>
<p>untuk kesekian kalinya, saya pun melaksanakan puasa di belanda. tahun ini ramadhan jatuh pada musim panas. salah satu konsekuensinya adalah waktu berpuasa yang bisa mencapai 17 jam. kaget? saya juga. bahkan di awal puasa, saya sempat tidak yakin bisa melaksanakan puasa. ditambah lagi suhu yang jelas-jelas panas. tapi sekali lagi, itu ternyata tidak sesulit yang dibayangkan.</p>
<p>teman-teman serumah, si jerman baik hati, begitu penasarannya dengan yang namanya puasa. seminggu pertama, mereka bahkan menemani saya bersahur dengan makanan berat yang jauh dari kebiasaan sehari-hari. alhasil, itu hanya bisa dilakukan 2 hari saja. sisanya, mereka hanya menemani saya bersahur. beberapa kali buka puasa, mereka pun  menunggu hingga waktu berbuka, yaitu jam 8.30 malam. terharu rasanya.</p>
<p>beberapa hal konyol pun masih tetap saya lakukan, salah satunya adalah rekor 5 kali bablas sahur. maka, tigapuluh <em>lessons</em> pun berhasil saya kumpulkan dalam bulan ramadhan kali ini. jangan dianggap serius, apalagi jadi panduan puasa, karena memang bukan itu tujuannya. namun, mudah-mudahan bisa membuka sedikit kehidupan puasa saya (pribadi) di belanda, yang (jujur aja) jauh dari <span style="text-decoration: line-through;">sempurna</span> urusan agama</p>
<p><span id="more-804"></span>***</p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message">lesson #1: jangan matiin alarm sahur.. karena makan buru-buru dan keselek nasi bukan hal yang baik untuk memulai puasa.<br />
</span></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message">lesson #2: jangan pernah nolak undangan makan malam, ulang tahun, kawinan di bulan puasa, karena kalo beruntung kita bisa bawa pulang makanan buat sahur. *<em>lumayan.. gak usah ribet masak, mang!</em>*</span></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message">lesson #3: walaupun katanya tidur pas puasa itu dapet pahala, tapi kalo tidur siang kelamaan malah bisa bikin mata kita melek sampe sahur. *<em>suer,  sahur sambil kepala &#8216;teleng&#8217; itu bener2 gak enak</em>*</span></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message">lesson #4: puasa di waktu <em>summer</em>, gak hanya berhadapan dengan waktu yang lebih panjang tapi juga baju-baju yang semakin pendek. *<em>tahan q.. tahan pandangan</em>*</span></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message">lesson #5: kudu lebih paham arti puasa supaya bisa jawab pertanyaan2 dari temen2 yang gak pernah/tau puasa. *<em>kenapa harus puasa? boleh minum air gak? kenapa harus sampe magrib? itu kan 17 jam? eh, mending lo pindah agama aja deh.. heh? huahahaha.. sigh</em>*</span></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message">lesson #6: kolak pisang itu ternyata gampang baaangeeet bikinnya dan enak buat buka puasa.. tapi satu hal yang rada susah dicari di sini.. pisangnya.</span></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message">lesson #7: sahur sendirian, setelah temen2 serumah &#8216;menyerah&#8217; untuk bangun pagi, ternyata terasa sepi dan lama banget. *<em>ngantuk dan ngobrol sama tembok ternyata bukan kombinasi yang bagus</em>*</span></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message">lesson #8: saya ternyata gak bisa kaya cinta laura yang sahur dengan &#8216;egg and milk&#8217; saja. *<em>nggak nendang, mang!</em>*</span></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message">lesson #9: makanlah yang cukup (banyak) pada saat buka puasa, karena kita mungkin saja berhadapan dengan yang namanya BABLAS SAHUR.. $$@@#%^&amp;*%%$#!!! *<em>tahan, mang!</em>*</span></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message">lesson #10: hah, udah sepuluh hari?? gak kerasa yah? *<em>toyor2in kepala yang bilang gitu</em>*</span></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message">lesson #11: kalo ngomong jangan terlalu nafsu, gak semua orang tahu, ngerti dan maklum kalo bau mulut orang puasa itu lebih harum dari kesturi *<em>sumpah.. bau mang!</em>*</span></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message">lesson #12: walaupun bosen dan bikin emosi, tetap senyum sama orang yang gak percaya kalo lo masih kuat puasa. *<em>kalo bisa.. sambil push up sekalian, mang!</em>*</span></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message">lesson #13: rasa lapar dan rasa marah ternyata tetangga deket. asal jangan ada &#8216;orang dodol&#8217; yang ngerusak pagar, gak bakal kecampur. *<em>sayangnya, orang dodol itu datang pas mau buka puasa, mang!</em>*</span></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message">lesson #14: nyari jadwal puasa jangan dari satu sumber aja karena mesjid deket rumah ternyata imsaknya jauh lebih lama. *<em>ngobrol atuh, mang!</em>*</span></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message">lesson #15: kesunyian subuh berhias lampu-lampu jalanan itu indah *<em>makanya, ntar kalo udah gak bulan puasa.. sholat subuh itu sebelon matahari terbit, mang!</em>*</span></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message">lesson #16: hari minggu adalah hari libur untuk sahur *<em>heran kenapa bablas sahur kok setiap hari minggu??</em>*</span></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message">lesson #17: gak semua &#8216;setan&#8217; diiket di bulan puasa. *<em>gak komen ah buat yang ini mah.. <img src='http://www.aaqq.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )</em>*</span></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message">lesson #18: salut untuk ibu2, istri2 atau siapapun yang konsisten menyiapkan makanan sahur dan buka selama sebulan untuk keluarganya. *<em>andai, warung nasi cuma sepelemparan kolor dari rumah gue</em>*</span></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message">lesson #19: ternyata lesson#16 gugur dalam 3 hari *<em>menatap iba pada ayam goreng yang sudah siap untuk dipanaskan sejak tadi malam</em>*</span></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message">lesson #20: penghargaan tulus yang didapat ketika berpuasa, membuat saya makin tertawa pada orang picik yang menghinakan agama berbeda. *<em>masih musim, mang?!</em>*</span></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message">lesson #21: makna puasa datang dari mana saja termasuk dari orang yang baru belajar puasa di umur yang sudah tidak muda *<em>mantap, mang! lanjutkan!</em>*</span></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message">lesson #22: YES.. it&#8217;s a hat-trick!!! three times in a week! *<em>bablas sahur apa doyan, mang?</em>*</span></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message">lesson #23: istilah batal bukan untuk yang tidak puasa seharian, kalo untuk itu sih emang males (dan niat) aja namanya.</span></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message">lesson #24: nasi liwet ikan teri bisa bikin napsu makan naek 2 kali (buka) dan 3 kali (sahur) dari biasanya *<em>note: jumlah &#8216;biasa&#8217; tidak diketahui</em>*</span></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message">lesson #25: hikmah lain bablas sahur (lagi) adalah gak telat waktu meeting pagi dengan si boss. *joget-joget*</span></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message">lesson #26: angkat topi untuk mesjid (turki) depan rumah yang sampai malam kemaren masih rame pas taraweh *<em>apa karena gak ada mall buka malem kah? <img src='http://www.aaqq.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </em>*</span></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message">lesson #27: gak dapet THR jangan sedih, karena Allah pasti akan memberikannya dalam bentuk lain *<em>tetep hepi di hari menjelang lebaran</em>*</span></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message">lesson #28: ga merindu ramadhan bukan berarti &#8216;pengalaman&#8217; selama sebulan kemarin tidak bermakna apa-apa loh. *<em>tapi kangen ketupat kan, mang?</em>*</span></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message">lesson #29: mudik adalah pilihan dan ga kena macet adalah keberuntungan *<em>selamat macet, eh mudik, mang!</em>*</span></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message">lesson #30: ramadhan punya banyak keajaiban yang tak pernah terduga, termasuk kesempatan menikmati paru goreng legendaris buatan nyokap.</span></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message">***</span></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message">keajaiban ramadhan memang tidak terduga, salah satunya dengan tawaran tiket pulang dari seseorang yang baik hati. maka, tahun ini saya berkesempatan untuk berlebaran dengan keluarga tercinta. indah rasanya. apalagi ketika menyantap ketupat dan paru goreng yang menjadi ritual setiap kali lebaran *<em>euh teutep.. makanan, mang!</em>*<br />
</span></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><strong><span class="UIStory_Message">SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1430 H. MOHON MAAF LAHIR BATHIN UNTUK SEMUA HAL BODOH YANG <span style="text-decoration: line-through;">SESEKALI</span> SAYA LAKUKAN. SEMOGA RAMADHAN KALI INI MEMBAWA KITA KE TINGKATAN YANG LEBIH BAIK DALAM HIDUP.</span></strong></p>
<p class="UIIntentionalStory_Message"><span class="UIStory_Message"><br />
</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.aaqq.net/2009/09/20/ramadhan-in-holand/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>the sculpture</title>
		<link>http://www.aaqq.net/2009/09/14/the-sculpture/</link>
		<comments>http://www.aaqq.net/2009/09/14/the-sculpture/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Sep 2009 23:20:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aaqq™</dc:creator>
				<category><![CDATA[Holland]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.aaqq.net/?p=788</guid>
		<description><![CDATA[have you seen some (renaissance) sculptures? it&#8217;s beautiful, isn&#8217;t it? then, think how the artists made all those beautiful sculptures at that time. some of them, probably made their masterpieces based on their imagination, or from artistic drawing (just like michelangelo created the famous &#8216;david&#8217;), or with models. being the housemate of an art school [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="margin: 5px;" src="http://farm3.static.flickr.com/2550/3916881383_e28f7a152e.jpg" alt="" width="250" align="left" />have you seen some (renaissance) sculptures? it&#8217;s beautiful, isn&#8217;t it? then, think how the artists made all those beautiful sculptures at that time. some of them, probably made their masterpieces based on their imagination, or from artistic drawing (just like michelangelo created the famous &#8216;david&#8217;), or with models.</p>
<p>being the housemate of an art school student giving me a lot of  experiences; not only knowing some aspects of art, but also being a model for one of her masterpieces. it was started when i made a joke to her about making the sculpture of my head. surprisingly, she said yes. and the next days, what i knew, all the materials were set up and ready.</p>
<p>well, it&#8217;s not a joke then.</p>
<p><span id="more-788"></span>and.. who said being a model, in particular the sculpture model, is an easy job? in the first session, i had to stay in my position for about 2 hours. even though it was a &#8216;relax&#8217; position,  freezing for two hours was not easy (in particular for me). she is also a professional one. a few seconds after she touched the clay, at a sudden she transformed into another person. the serious one. she also reminds me one of tv star in HEROES, isaac mendez.</p>
<p>later, in the second session, she found out that my serious look doesn&#8217;t show the &#8216;real&#8217; me (eh? really?), and she asked me to smile a bit. it means a big grin for me. thus, for the next two hours i had to keep my face looks happy.</p>
<p>it took about 4 weeks to finish the negative form of sculpture. in the last making, she had to cut some parts of my chubby cheeks (ehmm), including some adjustment in my hair since i had a hair cut a few days before. besides, she also had  to revise &#8216;my back head&#8217; because a week before, we almost cried (she did actually <img src='http://www.aaqq.net/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> ) when unexpectedly the wood-stick was crashed and  the &#8216;head&#8217; was falling into the ground. &#8216;luckily&#8217; the dent was only at the back part of &#8216;my head&#8217;. but still, it was a big shock for all of us. fiuh&#8230;</p>
<p>now, it&#8217;s time to finalize. she has to put plaster material all over &#8216;my head&#8217; and later, create the real sculpture. however, we have to wait until she can find a better material for this. the plaster we found in holland was not a good enough, according to her experience.</p>
<p>overall,  it was not an easy job, but i love to be a part of this process. she&#8217;s genius! now i can understand how all the famous people in the past time had their own sculptures. it&#8217;s tough, man. <img src='http://www.aaqq.net/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>next? wax sculpture in madame tussaud? you&#8217;ll never know <img src='http://www.aaqq.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>***</p>
<p><em>elisabeth westbrock, my housemate, is an art school student of burg giebichenstein hochschule für kunst und design in halle, germany. her major is glass art, but she is also great in drawing and making sculpture. she loves some masterpieces from chillida, barlach, and rodin. ask her about art, and she will explain you the beauty (and also the confusing aspects) of it. for her thesis, now she&#8217;s trying to find out the &#8216;meaning&#8217; of idealism. not only in art but also in other aspect of life. interested? </em></p>
<p><object width="550" height="400" data="http://www.flickr.com/apps/slideshow/show.swf?v=71649" type="application/x-shockwave-flash"><param name="flashvars" value="offsite=true&amp;lang=en-us&amp;page_show_url=%2Fphotos%2Frpermana%2Fsets%2F72157622236037195%2Fshow%2F&amp;page_show_back_url=%2Fphotos%2Frpermana%2Fsets%2F72157622236037195%2F&amp;set_id=72157622236037195&amp;jump_to=" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="src" value="http://www.flickr.com/apps/slideshow/show.swf?v=71649" /><param name="allowfullscreen" value="true" /></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.aaqq.net/2009/09/14/the-sculpture/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

