pagi itu tiba-tiba saya dikejutkan oleh sesosok hitam besar yang berdiri di depan pintu kamar. dengan muka memelas ia langsung masuk dan bersimpuh di samping tempat tidur. tiba-tiba ia berbisik, “bang, doakan saya yah.. pagi ini saya akan digantung. semua orang sudah berkumpul semua di luar, siap menangkap saya.” tak lama ia langsung mencerocos soal ketakutannya, soal jaksa dan polisi akan menjemputnya karena ketahuan minum alkohol di bulan puasa, juga soal semua orang di tempat ini yang bersekongkol menghakimi akibat gosip yang ia sebarkan.
Archive for the ‘Indonesia’ Category

BERAU | season 02 episode 01: pagi yang aneh

korban lapindo

icraf dan titik balik gue
salah satu titik balik dalam kehidupan gue adalah ketika gue bergabung dengan icraf (international centre for research in agroforestry dan bukan pabrik KEJU!!) di tahun 2000, yang sekarang bernama world agroforestry centre. dari pedalaman dan hutan di riau sana, gue balik ke bogor dan mengerjakan salah satu project mereka di palembang *thanks to pak suyanto dan yengki for the opportunity*. saat itu gue menjadi asisten peneliti di lapangan untuk project kebakaran hutan di indonesia.
banyak yang gue dapet, mulai dari naik pesawat terbang pertama kalinya dalam hidup, jalan-jalan ke banyak tempat di indonesia, gaji yang cukup lumayan, dan yang paling berkesan adalah bertemu banyak orang baru. mereka adalah orang-orang yang selalu menyambut ramah ketika kami datang ke tempat mereka. beberapa bahkan menjadi sahabat (bahkan saudara) baru gue hingga saat ini.

masih butuh infotainment?
.. dan secara serentak semua mata blogger pun beralih kepada seleb ini. bukan karena film-nya ataupun iklannya yang baru, tapi karena halaman blog yang dia miliki…
seleb (ataupun politisi) ngeblog memang bukan barang baru. di indonesia ataupun di mana saja, internet menembus batas privacy. setiap orang pun bisa menjadi penulis, setiap orang dapat membaca hidup (yang ditulis) orang lain dan setiap orang pun bahkan dapat mencaci maki orang lain di internet.
fenomena dian sastro nge-blog pun akhirnya menambah marak dunia blog di indonesia. setelah maylaffayza, akhirnya muncul lagi ‘wajah segar’ dalam dunia blog indonesia. bukan berarti wajah blogger lain tidak atau kurang segar, namun kenyataan bahwa seorang seleb (dan cantik pula!) menulis di blog tetaplah menjadi magnet dalam dunia blog. komen di setiap postingannya pun tak jarang menembus angka psikologis 100. entah untuk mengomentari isi postingan ataupun hanya untuk menuliskan: hai salam kenal!

i’ll see you when i see you..

Suharto (1921-2008)
goodbye general..
words are not enough..
either to praise or to curse you..
i’ll see you when i see you
picture from: http://www.bbc.co.uk

..jiplak lagi dong..
membaca beberapa komentar dan tindakan mengenai apa yang terjadi dengan malaysia dan indonesia beberapa bulan terakhir ini, membuat gue tersenyum. penjiplakan (atau peng-klaim-an?)beberapa unsur kebudayaan, mulai dari lagu, tarian, pakaian dan lain-lain oleh malaysia ternyata membakar semangat nasionalisme (sebagian besar) orang-orang indonesia. walaupun beberapa kritikan dilakukan dengan cara yang tidak elegan, namun gue tetap ngeliatnya sebagai salah satu upaya mempertahankan ‘martabat’ bangsa. hebat!
ngomong-ngomong, jadi inget si joni, tetangga gue. anaknya sangar tapi baek. walaupun dia gak pernah sholat apalagi puasa, tapi kalau ada orang yang jelek-jelekin agamanya, maka dia akan berdiri nomor satu di barisan *deuuuh.. *.
intinya sih, marah akibat nasionalisme yang terbakar sih sah-sah (banget) aja. tapi kita juga tetep perlu tunjukin juga nasionalisme yang jauh lebih nyata dibanding hanya dengan marah-marah. memunculkan semua keahlian dan kepandaian indonesia lebih nyata pada dunia lain, akan membuat si penjiplak kehilangan muka untuk menampilkan karyanya.
kalo kita cuman bisa sebatas marah (dan bereaksi sesaat) pada saat disulut mah.. malah bikin gue jadi pengen malaysia jiplak terus hasil karya kita *kita?? lo kali ma tutup panci di dapur*. karena, mendadak semua orang indonesia akan berteriak hal yang sama: indonesia. karena, semua orang akan tiba-tiba sibuk menyelamatkan kebudayaan indonesia. karena, pada akhirnya semua orang akan memiliki punya musuh yang sama. menyenangkan sih dibanding melihat anak bangsa gontok-gontokan dan bunuh-bunuhan gak jelas di tanah sendiri. tapi bukan itu kan yang kita mau?
ayo.. indonesia!! tunjukan pada saudara tua itu, bahwa kita bisa jauh lebih baik dibanding siapapun.

jakarta memang fenomenal. semua tempat.. semua peristiwa.. semua hal.. adalah sebuah objek yang menarik untuk fotografi. melintasi waktu.. era.. dan zaman, jakarta adalah sebuah saksi perubahan (pembangunan?) yang terjadi dalam kurun waktu ratusan tahun. sepeda, bajaj, angkot, busway hingga (nantinya) monorail, telah dan akan menjadi saksi bisu transformasi sosial yang terjadi di ibukota tercinta ini.
toch, dengan segala kelebihan dan kekurangannya, jakarta tetaplah cantik dan menarik. laksana wanita bohay dengan dada yang tak kempes-kempes, ia adalah magnet untuk semua orang yang ingin mengadu keberuntungan. termasuk kalian semua bukan?
so.. enjoy jakarta!!
jakarta – melintasi zaman menembus kemacetan

bali memang senantiasa memberikan daya magis yang berbeda setiap kali kita mengunjunginya. lama ataupun sebentar waktu kunjungan kita, senyum yang mengembang senantiasa terlihat pada saat kita mulai meninggalkan pulau dewata. sebuah kepuasan atas keindahan surga.
saya hanya memiliki waktu empat hari di sana, bahkan 2 harinya pun dihabiskan di hotel untuk menyelesaikan urusan meeting dan seminar. tapi, setiap sudut bali tetaplah menampilkan keajaiban bagi siapapun, di manapun. saya pun hanya bisa tertegun melihat setiap sudut. semua kejadian.. semua keindahan.. semua benda.. berada pada posisi dan waktu yang tepat untuk menjadikannya sebagai sebuah KEAJAIBAN. saya (harus) akan kembali lagi.. entah kapan..
silahkan melihat sudut-sudut bali.. yang sempat saya jepret. seperti biasa.. enjoy kan lah!!
kebenaran bisa disalahkan, tapi tak bisa dikalahkan. salah satu quote di website korban lapindo. silahkan kunjungi website mereka di 