together again

yes, finally, FINALLY, after 3 months of separation and all the ups-and-downs during that time, we can safely said, “Long distance relationship is so last…

our dearest bubi

thank you for coming into our life. it’s only 5 weeks ago that we knew we had you, when the test pack showed two stripes….

thank you, bubi

thank you for teaching us many things in such a short period, bubi. we will surely miss you. rest in peace.

a tiny spot in the womb

today marks the best two months we’ve ever had. things went really well after the vow. the honeydays, the one-month-living-together, and now back-to-the-LDR phase. and…

Negeri van Oranje.. siap meluncur!!!

Kata siapa kuliah di luar negeri itu gampang?

Perkenalkan Lintang, Banjar, Wicak, Daus, dan Geri. Lima anak manusia terlahir di Indonesia, terdampar bersekolah di tanah kompeni demi meraih gelar S2.

Mulai dari kurang tidur karena bergadang demi paper, kurang tenaga karena mesti genjot sepeda 5 km bolak balik ke kampus setiap hari, sampai kurang duit hingga terpaksa mencari pekerjaan paruh waktu; semua pernah mereka alami.

Selain menjalani kisah susah senangnya jadi mahasiswa rantau di Eropa, mereka juga menjalin persahabatan, berbagi survival tips hidup di Belanda, serta bergelut dalam upaya menjawab pertanyaan yang pasti sempat terlintas di benak semua mahasiswa yang pernah bersekolah di luar negeri : Untuk apa pulang ke Indonesia?

Dalam perjalanan menemukan jawaban masing-masing, takdir menuntut mereka memiliki keteguhan hati untuk melampaui rintangan, menggapai impian, serta melakukan hal yang paling sulit: the courage to love!

on sale now!!

traveling sudah menjadi bagian dari hidup saya and I LOVE IT so much. intensitas saya ber-traveling semakin meningkat sejak tahun 2000 ketika saya bergabung dengan ICRAF dan bekerja dengan mereka. di ICRAF membuat saya mendapat bonus berjalan-jalan gratis selama bertahun-tahun ke beberapa tempat indah, eksotis kadang malah mblusuk-mblusuk ke pedalaman Sumatera sana. selain kecintaan pada traveling, dari sana pula, kecintaan saya terhadap photography semakin membesar. hingga akhirnya kamera menjadi satu barang wajib ketika saya bepergian. saat ini sudah banyak foto yang saya kumpulkan *pleus foto-foto narsis saya tentunya!* dan kadang hanya ngejogrok di hardisk laptop.

suatu hari, seorang ‘pebisnis muda dan gila tapi baik hati’ mengeluarkan ide nekad untuk memakai foto-foto saya di salah satu projectnya. walau diawali dengan ketidakpercayaan diri *hingga akhirnya agak sedikit percaya diri dan dilanjutkan dengan rasa pede yang berlebihan dan diakhiri kembali dengan krisis pe-de* akhirnya project itu selesai sudah. limapuluhan foto saya *iya 50an!!*, selama saya berjalan-jalan di sebagian kecil negara kita tercinta ini pun nangkring di AGENDA INDONESIA 2009. beberapa tempat mulai dari sumatera, jawa, kalimantan hingga sulawesi ada di dalamnya. saya sendiri menyebutkan ini sebagai ANOTHER SIDE OF INDONESIA.