remahan surga berau di majalah eve
mei ternyata bulan yang indah buat gue.. at least awal-awal bulannya, huehehehe. selain gaji masuk, cuaca makin membaik dan gue sepedahan mulu *dan jadi sehat toh?*, kemaren gue dapet ipod-touch, dan…….. untuk pertama kalinya pula.. artikel gue masuk di majalah!!! majalah eve-indonesia pula!!! *guling-guling.. sambil nangis darah saking gak percaya*
artikel yang gue buat bercerita tentang traveling di berau.. one of my favorite places in indonesia. tempat gue penelitian.. tempat gue jalan-jalan-jalan.. tempat di mana gue menemukan banyak orang-orang baik dan hebat. i can’t wait to go there again, end of this year. mau ikut? hayu hayu hayu…
icraf dan titik balik gue
salah satu titik balik dalam kehidupan gue adalah ketika gue bergabung dengan icraf (international centre for research in agroforestry dan bukan pabrik KEJU!!) di tahun 2000, yang sekarang bernama world agroforestry centre. dari pedalaman dan hutan di riau sana, gue balik ke bogor dan mengerjakan salah satu project mereka di palembang *thanks to pak […]
singapore at night
singapore ternyata bisa juga sunyi. malam hari bermandikan cahaya lampu, singapore memperlihatkan kesunyiannya. namun, kesunyian ternyata tidak menyembunyikan keangkuhannya. ia tetaplah garang, selayaknya merlion yang kokoh berdiri tegak, seraya mengaum untuk menjadi yang terbaik di asia, bahkan dunia. ah, kapan tetangganya akan seperti dia?
enjoy singapore dulu saja lah!!
berau 6.0 - surga lain di hilir berau (derawan, maratua, sangalaki dan kakaban)
senang rasanya dikunjungi sahabat-sahabat di tempat di mana kita bekerja.. dan mereka menjadikan perjalanan, pekerjaan, dan liburan ini menjadi seperti surga. derawan, maratua, sangalaki dan kakaban pun menjadi surga bagi kami semua, lima anak muda yang haus petualangan. huekekekek.. thanks to ija, atta, alaya dan degi untuk menjadi teman perjalanan yang menyenangkan.
foto-foto selama perjalanan, hanya […]
berau 5.0: ramadhan di tanah berau
ramadhan di tanah berau..
adalah berpuasa dengan hawa yang sangat panas, di mana matahari bersinar dengan kencangnya, tepat di atas ubun-ubun pada saat siang menjelang. lokasinya yang berada tak jauh dari garis ekuator, begitu menguji keimanan untuk terus berpuasa. panas.. panas.. panas..
ramadhan di tanah berau..
adalah bersahur bersama ‘keluarga baru’ di kost-an tanjung redep, yang dengan setia […]
berau 4.0 - di tengah birunya laut berau
perjalanan saya kali ini menuju sisi sebelah timur kabupaten berau. ke arah laut tepatnya. ada dua desa yang menjadi tujuan utama saya, yaitu tanjung batu di pesisir dan derawan di tengah gugusan pulau-pulau cantik itu.
empat jam
niat baik memang tak selamanya akan berjalan dengan baik pula. dengan semangat enam sembilan dan keinginan untuk bisa buru-buru melakukan […]
berau 3.0 - surga kecil di hulu sungai segah
perjalanan
perjalanan ke hulu sungai segah ternyata memerlukan ketahanan mental dan fisik yang luar biasa. perjalanan hampir 5 jam, termasuk bercengkerama dengan sekretaris camat dan makan siang di rumah makan kecil di tepian buah, terasa begitu panjangnya. melewati areal perusahaan HPH dan beberapa desa transmigrasi, saya dibawa pada kenangan beberapa tahun silam ketika masih menggunakan baju […]
berau 2.0
SPOILER: sumpah ini PANJANG banget.. kalo males baca mending tinggalin ajah.. hueheheh
…dahulu kala, para lelaki dayak gaai yang berniat menikah, harus melakukan tradisi mengayau terlebih dahulu. pengayauan adalah sebuah tradisi memenggal kepala orang lain, biasanya dari suku dayak yang lain, yang menandakan lelaki yang bersangkutan telah siap untuk menikah. bagi wanitanya, ia harus bersedia untuk […]