tak sengaja *halah.. desi ratnasari sekali*.. saya temukan artikel ini di jok belakang mobil seorang teman. sebuah tulisan yang menarik mengenai persahabatan dilihat dari sudut pandang islam. salah satu pendefinisian dari sekian banyak arti sahabat dan persahabatan. tetap saja.. semua tergantung dari kita yang menjalankannya toh? hmm.. tapi ini worth to read.. kok. tulisan inipun bisa diakses melalui situs ini.

back to blog walking
setelah membaca postingan enda mengenai rss feed, saya langsung teringat pada nggo yang dulu pernah teriak-teriak pada saya untuk mencoba software feedreader. pernah sih nyoba buat donlod feedreader tapi, bingung mo diisi apa. secara saya juga males banget buat nyari dan ngopi alamat rss di tiap website yang pengen dibaca. akhirnya, instaler software itu cuma ‘ngejogrok’ aja di salah satu folder di laptop ini.
dimulai dengan meng-import opml milik enda (thankyou .. ooom), akhirnya saya malah jadi ketagihan buat nyari semua website yang memiliki rss link. mulai dari blog personal sampe web gosip. mulai dari antara sampe reuteurs. saya pun mengalokasikan waktu sekitar satu jam masing-masing di pagi, siang dan sore hari. walaupun kadang gak tahan juga buat liat semua berita di luar waktu yang udah dijadwalkan. alhasil.. kadang malah gak kerja sama sekali. ha ha ha.
yang pasti.. memang sangat membantu. saya gak harus buka web/blog temen-temen satu persatu cuma untuk memastikan apakah mereka mengupdate blognya atau tidak. alhasil, hobi blogwalking yang dulu pernah berhenti bisa dilakukan kembali dengan mengeluarkan sedikit keringat (juga ternyata bisa mengurangi mata merah.. jantung berdebar.. dan kaki keram). selain itu, pengetahuan berita terkini saya juga mulai meningkat. bahkan.. ibu ini, mulai minta di supply berita terhangat dari semua pelosok dunia, gara-gara saya dengan pedenya mengajak beliau ngobrol soal pengeboman di srilangka, harga minyak yang masih di atas $70 dan masih banyak lagi.
+ : eh .. eh.. tau gak?
- : apaan (khawatir)..
+ : masa yah.. Harini Nyatakan Bagir Manan Tidak Beri Tanggapan..
- : hu uuh..
+: ekekekeke..
so.. apa berita anda hari ini?
mau tau apa itu rss? baca saja di sini dulu..

keep your mouth ****…
siang itu di sebuah atm bank ternama di indonesia.. cuma ada saya dan seorang bapak2 yang berdiri menantang *hah?* di depan kotak kaca atm. di dalamnya seorang ibu-ibu muda yang dengan tekunnya mengutak-ngatik mesin di depannya.
tiga menit.. berlalu..
lima menit..
saya sudah mulai melihat ada yang tak beres.. tingkat kesabaran mulai habis. begitu juga sang bapak yang sangat sudah tidak sabar.. terlihat dari gerakan tubuhnya yang melihat-lihat ke dalam kotak kaca itu. sesekali kakinya menghentak lantai keramik.
dengan tingkat kemampuan-beradaptasi-sosial-yang-tinggi akhirnya saya mencoba mengobrol dengannya, sebagai sesama penunggu yang sedang kesal…
kayanya.. ibu itu baru pertama punya kartu atm kali ya pak..? lama banget. saya aja yang datang setelah bapak, ngerasa lama.. apalagi bapak. atau jangan-jangan ambil duit banyak nih. wah.. hebat.. gajian kok di tengah bulan?
si bapak hanya menoleh dan tersenyum kecil. matanya melihat saya dari ujung rambut hingga kaki.
tak lama.. perlahan ibu mudah itu keluar dari pintu…. dan dengan cepat si bapak menarik lengannya seraya berkata..
mah.. kamu ngapain aja sih di dalam.. papah kan ada meeting di kantor…hayo.. banyak yang antri tuh..
…..
jaga mulut anda.. never talk to strangers.. apalagi curhat
image source: www.nashscene.com

sebuah permintaan..
hai. kamu lagi-lagi duduk sendiri di sudut cafe itu. wajah kamu terlihat sangat pucat sekali. masih terlihat sehat sih. pasti karena latihan beladiri itu kan? hampir setiap hari kamu lakukan itu. tentu membuat tubuh kamu semakin berisi dan terbentuk. tidak tertarik aerobik (pertanyaan basi ya)? seperti halnya para wanita lain seusiamu. tapi, ah.. kamu memang selalu berbeda. bahkan kamu sendiri yang mengatakan bahwa kamu selalu ingin tampil berbeda dari orang lain. hebat..
tapi.. yang pasti kamu itu memang baik. itu yang membuat saya betah di sisi kamu (namun itupun karena saya memang tidak bisa meninggalkan kamu hingga saatnya tiba). kamu selalu memikirkan orang lain atau makhluk lain yang tidak pernah kamu kenal sebelumnya. saya jadi ingat ketika kamu memberi makan anjing kecil yang ‘menangis’ di pojokan gang rumahmu. atau.. kamu yang membeli sekantung pisang dari seorang bapak penjual yang sangat tua sekali. kamu bahkan menitikkan air mata karenanya. ah.. ternyata kamu melankolis sekali yah. berbeda jauh dengan apa yang kamu perlihatkan pada orang lain. saya beruntung loh bisa melihat sosok lain dari kamu.

ayo olahraga!!
ajakan kaya gitu sebenernya bukan cuma sekali dua kali datang ke kuping ini. ibu ini bahkan bilang, kalau olahraga itu sudah masuk dalam resolusi tahun baruan saya sejak lima tahun yang lalu dan itu tidak pernah berhasil. ha ha ha. sudah banyak contoh dari semua teman-teman saya yang hidupnya sangat sehat dan rajin berolah raga. ibu ini hampir setiap hari joging dan basket. bapak ini malah sering banget berenang di siang hari, secara kolam berenang berada tak jauh dari kantornya. mas ini juga, hampir tiap wiken, katanya sih, selalu surfing di pantai kuta.. uiiih hebaat. selain hebat yang itu, rekan sekantor, termasuk boss saya, bahkan setiap hari mengayuh sepedanya setiap kali mereka berangkat ke kantor. lalu, rekan-rekan saya yang di kantor terdahulu, at least seminggu sekali juga pasti berolah raga, entah bulutangkis, tenis meja, fitness, atau berenang. sehat sekali kan mereka?
dan saya? hmm.. jangan ditanya. olahraga terakhir saya adalah mengendarai sepeda ketika saya di belanda. itu pun karena memang sebagai satu-satunya alat transportasi untuk beraktifitas ke kampus. selain dari itu? nggak pernah. menyedihkan sekali kan? alhasil, berat badan saya semakin sedikit-lebih-besar-dari-teman-teman-sebaya *halah.. sebaya.. ekekeke*.

daun itu..
dan
untuk kesekian kalinya
sebuah daun kembali tercerabut dari sang pohon
entah berapa lama daun baru akan tumbuh (kembali?)…
sang pohon hanya bisa bertanya..
definisi dari semua kata-kata
yang berasal dari kata HIDUP
namun ia terdiam..
karena tak sebuah jawaban pun yang mampu memuaskannya..
saya akan ada di tempat yang sama pada saat kamu (ingin) kembali..
dan kamu tahu di mana..

wisata kuliner jateng-yogya
tujuan utama perjalanan kami ke jawa tengah dan yogya sebenarnya adalah untuk mencoba beberapa jenis makanan dan masakan (beda yah?) yang ada di sana. saya menyebutnya wisata kuliner. saat itu, saya bayangkannya diri ini sebagai bondan winarno (host acara bango cita rasa nusantara yang disiarkan di trans tv, yang juga pengasuh rubrik jalan sutra di kompas.com) yang mengelilingi beberapa tempat makan di indonesia. *sumpah…i envy you.. mas bondan.. udah keliling nusantara, gratis jalan-jalan dan makan.. serta dibayar pula… hiks.. what a job* . tapi, alih-alih menjadi bondan.. melihat porsi makan dan postur tubuh, teman-teman malah mengatakan saya sebagai benu buloe (host acara yang juga tester makanan di jelang siang trans tv). hua ha ha.. maap.. mas benu… i’m not worthy kok dibanding sampeyan..
satu keuntungannya adalah kami ditemani oleh seorang sahabat (thanks a lot.. mas dibyo!!) yang notabene sangat suka makan dan menguasai tempat-tempat makan di jawa tengah dan jogja. saya sendiri sampai terbengong-bengong dengan pengetahuannya atas tempat-tempat makan di sana, juga (tentunyaaa) kemampuan makan beliau yang saat itu diklaimnya sedang tidak nafsu makan. *haaaaaaah???!!@ becanda luuuuu????*

coffee philosophy ..
a group of alumni, highly established in their careers, got together to visit their old university professor. conversation soon turned into complaints about stress in work and life. offering his guests coffee, the professor went to the kitchen and returned with a large pot of coffee and an assortment of cups – porcelain, plastic, glass, crystal, some plain looking, some expensive, some exquisite – telling them to help themselves to hot coffee.
when all the students had a cup of coffee in hand, the professor said:
“if you noticed, all the nice looking expensive cups were taken up, leaving behind the plain and cheap ones. while it is but normal for you to want only the best for yourselves, that is the source of your problems and stress.
what all of you really wanted was coffee, not the cup, but you consciously went for the best cups and were eyeing each other’s cups.
now if life is coffee, then the jobs, money and position in society are the cups. they are just tools to hold and contain life, but the quality of life doesn’t change. sometimes, by concentrating only on the cup, we fail to enjoy the coffee in it.”
so, don’t let the cups drive you… enjoy the coffee instead.
sent by one of my best friends.. thanks ya duun..
image source: www.bized.ac.uk
