getting closer..

pulang..
sebuah kata yang maknanya semakin tidak jelas di hari-hari belakangan ini. pulang kemana? ke rumah? rumah yang mana? bukankan kotak ini sudah menjadi rumah selama 1.5 tahun terakhir ini? sebuah istana dengan seorang raja di dalamnya. sebuah istana dengan segala macam isinya. sebuah istana dimana seorang qq mengatur semua hidupnya. itu rumah kan? dan sekarang.. semua harus ditinggalkan. kembali menumpang di kotak yang lama.. dan bersiap mencari kotak yang baru.

pulang..
kembali ke kehidupan yang lama. akankah masuk ke dalam pola yang lama? atau membuat pola tersendiri? membangun kotak tersendiri? atau malah terperosok ke dalam pusaran hidup yang lama dan tidak pernah bisa keluar lagi selamanya?

pulang..
meninggalkan sebuah zona kenyamanan yang terbangun selama 1.5 tahun. meninggalkan semua sahabat dan kenangan manis juga pahit. tapi life goes on kan? ini contoh nyata sebuah episode kehidupan. beberapa orang akan datang dan pergi dari kehidupan kita, walaupun beberapa dari mereka akan tetap hadir dalam hati kita. seperti seorang sahabat katakan..”kita adalah orang-orang yang sedang ada di persimpangan jalan, dan bertemu satu sama lain di persimpangan jalan …”(sena 2005 diambil dari blognya ime 2005). persimpangan jalan? yup.. cuma beberapa yang akhirnya akan ada di jalan yang sama di masa mendatang.. dan kita gak akan pernah tau, siapa yang akan kita temui di persimpangan berikutnya.

pulang..
menjadi sebuah pembuktian? atas apa yang kita lakukan selama 1.5 tahun ini? pembuktian akan apa? pembuktian bahwa seorang lulusan belanda dan bergelar master akan mendapat hidup jauh lebih baik di sebuah negara berkembang? pembuktian bahwa seorang bergelar master itu lebih baik dari seseorang yang bergelar insiyur ataupun tidak bergelar apa-apa? saya cuma bisa bilang TIDAK. pengalaman yang saya dapatkan akan jauh lebih berharga untuk membuat saya bisa survive dalam episode kehidupan lanjutan. bukan gelar ataupun title lulusan belanda. orang lain boleh berkata apapun.. memang sebuah pernyataan yang bisa di debat.

pulang..
untuk sebuah misi khusus.. memasuki episode baru hidup. episode yang setiap orang ‘biasanya’ lakukan. bekerja.. menerima gaji bulanan.. berkarir.. diselingi *heeh? selingan??* menikah.. memiliki keluarga.. beranakpinak.. menikmati hari tua.. menikahkan anak.. memiliki cucu.. dan mati. that’s it? what a life!

pulang..
ternyata sebuah kata yang bermakna sangat dalam. saya tidak pernah membayangkan bahwa saya akan berpikir sejauh ini untuk sebuah aktivitas yang bernama pulang. yang pasti.. episode pulang saya kali ini.. terasa sangat berat. tapi saya tahu.. saya harus pulang. pulang ke sebuah kotak yang dahulu saya selalu sebuat sebagai.. RUMAH.. dan juga KELUARGA.