kebenaran..

kebenaran akan selalu menjadi sebuah kebenaran..
sebutir mutiara yang keluar dari mulut anjing sekalipun akan tetap menjadi mutiara yang indah.. bahkan kitab pun mengatakan demikian..

namun, ini bukanlah masalah benar atau tidak..
hanya merupakan sebuah kepercayaan akan sebuah keinginan..
kepercayaan yang melandasi sebuah rasa..
kepercayaan yang membangun sebuah harapan..
juga sebuah keyakinan untuk bisa melakukan hal yang sama… or bigger..

kebenaran telah mengeluarkan inti kebenarannya..
kebenaran.. ternyata membuat semua hal menjadi pecah berkeping..
nilai-nilai yang besar pun kembali menciut..
membuatnya menjadi sebuah kebodohan besar yang ada sepanjang hidup..
mempercayai sebuah hal yang tak lain adalah buih dari mulut-mulut manis dan pikiran-pikiran yang terbiasa memanipulatif selama hidup.
buih yang sangat mudah hilang.. hanya dengan hangatnya surya..

kebodohan sudah menunjukan jati dirinya..
menguasai dunia.. merusak semua perdagangan mutiara yang ada..
tidak ada yang salah.. semua adalah pilihan..
memilih yang lebih indah.. memilih yang ada di hadapan.. memilih kehidupan.. dan membuang yang lain..
mudah.. dan sangat rasional..
tak perlu banyak penjelasan.. tak perlu penjelasan yang rumit..
toh hidup ini simpel kan?

dan pilihan telah dibuat..
..selamat..
ternyata.. kita tiada berbeda.. dan tiada pula berubah..
semua teriakan-teriakan itu ternyata.. hanya gema yang terpantul berulang kali.. dan hilang seketika..
‘kebodohan-kebodohan’ itu masih berlanjut dan semakin kuat menancapkan kukunya di dalam hati masing-masing.

si bodoh.. yang masih akan terus bodoh..
dadali 32 di sore yang tidak terasa cerah..