si tolol dan keju gorgonzola..

pernah ngerasa bego dan akhirnya malah pengen tenggelamkan diri di sungai nil? yeap.. i experienced it this afternoon.

seperti biasa.. ritual makan siang dilakukan di beberapa tempat di sekitaran kantor. hari ini saya menyambangi sebuah toko pizza dan roti italia yang memang menjadi langganan jika ingin makan siang yang cukup singkat padat dan kenyang *yup.. saya sudah terbiasa untuk makan siang cukup dengan roti dan air saja.. hebat kaaan?*. seperti biasanya juga, saya selalu ingin mencoba hal-hal baru termasuk makanan. kali ini pilihan saya jatuh pada sebuah nama yang agak asing.. tapi keliatannya keren.. hmm. broodje met gorgonzolakaas – roti dengan keju gorgonzola. woow. nama yang hebaad kan?

pesanan pun tiba. saya gigit roti hangat itu dengan lahapnya. haaap!!! tapi kok.. hmm.. kok rasanya aneh.. kok bau yah? hmm.. pas saya cek.. bagian dalamnya, ternyata keju putih itu bercampur dengan jamur-jamur berwarna biru. hmm.. kudu protes nih. akhirnya, dengan semangat konsumen-adalah-raja dan setiap-orang-punya-hak-yang-sama, saya terobos antrian yang lumayan banyak. saya pun tiba di depan si abang-abang penjual roti itu dan menyodorkan roti di depan mukanya.

saya: bang.. ini rotinya kok bau yah.. coba deh..
abang: apa? bau? bau gimana?
saya: iya.. cium deh.. *saya sodorkan roti bekas gigitan saya.. entah bau karena jamur atau bekas gigitan itu.. hahahaha*
abang: bau? gak ah..
saya: iya.. liat aja dalemnya.. ada jamurnya..
abang: hahahaha.. emang gitu kok..

dan seisi toko pun tertawa. padahal saya yakin.. gak semua ngerti.. huh dasar bule!!

saya: hmmmpph…. *sambil muka terlihat marah dan menarik roti dari depan si abang*

akhirnya saya pun keluar toko dengan kesal. tong sampah besar depan toko itu beruntung mendapat roti hangat saya. saya pun masuk ke supermarket dan membeli roti lain yang lebih ‘normal’. cukup kenyang juga untuk membuat emosi saya lebih tenang. kembali ke kantor.. saya iseng-iseng untuk membuka wikipedia dan mencari dengan kata kunci: gorgonzola cheese… dan mendapatkan:

Gorgonzola is a blue-veined Italian cheese, made from unskimmed cow’s milk. It can be buttery or firm, crumbly and quite salty, with a ‘bite’ from its blue veining. It has been made since the early Middle Ages, but only became marbled with greenish-blue mold in the eleventh century. It is frequently used in Italian cooking. The name comes from Gorgonzola, a small town near Milan, Italy where the cheese was first made.

Gorgonzola is made in the regions of Piedmont and Lombardy from whole pasteurized cow’s milk to which is added the bacteria, Lactobacillus bulgaricus and Streptococcus thermophilus along with spores of the mold Penicillium glaucum. Recently Penicillium roqueforti has started to be used to make Gorgonzola, besides its use in Roquefort cheese. After the whey is removed, it is aged at low temperatures. During the aging process, metal rods are inserted into the cheese. This creates air channels which allows the mold spores to germinate and create the characteristic veining. Gorgonzola is typically aged for three to four months. The length of the aging process determines the consistency of the cheese. A firm Gorgonzola is aged longer than creamy Gorgonzola. It is usually sold wrapped in foil.

Gorgonzola is usually eaten as a dessert cheese, but there are some local culinary specialities. It may be melted into a risotto in the final stage of cooking, for instance. Another fairly traditional dish sees Gorgonzola served alongside polenta. Because of its savoury flavor, it is often used by vegetarians as a topping on pizza.

huaaaaaaa.. saya rasanya ingin tenggelam dan gak kembali lagi ke toko itu. hiks..
padahal.. toko itu sudah menjadi langganan saya sejak saya datang ke sini. tentu si abang itu bakal ingat terus wajah tolol dan sok tau inih. entah apa yang ada di pikiran dia dan orang2 yang tadi tertawa ketika ngeliat saya keluar toko. orang asia tolol yang sok-sok coba keju tapi gak ngerti jenisnya? mungkin juga.

tapi sejujurnya.. kalaupun tau bahwa keju gorgonzola itu memang mengandung jamur biru, kayanya sih.. saya tetep gak bakal makan keju itu. yaiks!! inget gak.. pas smp dulu percobaan menumbuhkan jamur dan mencium baunya. ya kaya gitu deh… hehehe.

moral story: jangan pesen makan yang aneh-aneh kalo gak tau artinya dan jangan sok marah-marah kalo pesen makanan yang aneh-aneh.

image is taken from here