terima kasih

menulis postingan di antara riweuh-nya deadline serta  janji pekerjaan yang tidak beres-beres memang bukan hal menyenangkan. namun harus diakui, saya tidak bisa menahan diri untuk menulis ini. *harus.. musti.. kudu… must*

satu bulan berlalu setelah novel pertama kami, Negeri van Oranje, terbit. berbagai macam respon yang timbul, mulai dari yang positif, negatif, histeris, senang, bangga, terinspirasi, berguna, bikin pengen ke belanda, kasihan, hingga cuek bebek, membuat kami merasa senang. kerja keras selama berbulan-bulan kemarin seperti tidak terasa. bahkan ibu saya, tak hanya rebutan membaca dengan adik namun dengan lempeng-nya berkomentar: “a.. hidup kamu di belanda ternyata susah yah? huahahaha…” *gak kok mah.. tenang aja*

membuat sebuah novel atau karya apapun, memang bagaikan melempar sebuah koin dengan dua sisi. dalam tingkatan tertentu, sebuah karya akan selalu memiliki kubu suka dan tidak suka; kubu bagus dan jelek; dan kubu-kubu lainnya. saya pun tidak mengingkari bahwa respon yang baik, positif dan sejenisnya adalah hal yang lebih-ingin-didengar, baik karena jujur ataupun karena merasa tidak enak. tapi, kritik membangun tentu lebih dibutuhkan. apalagi saya tidak ingin ini menjadi karya pertama dan sekaligus terakhir.

di luar itu semua, ternyata, ada  hal  jauh lebih membuat sebuah karya menjadi lebih berharga. yaitu ketika kita bisa menginspirasi sebuah mimpi, memicu sebuah usaha yang pernah terhenti, dan membantu orang-orang yang membutuhkannya melalui karya yang dihasilkan. bagi saya..  priceless… and beyond words. itulah makna sesungguhnya penciptaan kreatif semua karya.  menjadikannya berguna bagi orang yang menikmatinya. in any ways

TERIMA KASIH.. mungkin hanya itu yang bisa saya berikan untuk semua sahabat dan teman-teman (lama dan baru) yang telah membeli-membaca-meminjam-menengok novel kami. membaca reviews yang bertebaran di dunia maya, bahkan membuat saya kecanduan untuk menulis dan terus menulis. dan tentunya..  untuk terus membuat karya yang lebih baik dari sebelumnya.

tapi.. saat ini.. saya menyelesaikan disertasi ini dulu… 😛 doakan..

[ps: sssthh… denger-denger mau cetak ulang.. doakan lagi yah.. *berbisik lirih*]